Connect with us

Viral

Uang Rp75 Ribu Hilang, Guru di Jember Paksa 22 Murid SD Lepas Baju untuk Digeledah

Seorang guru SD berinisial FT di SDN Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memerintahkan 22 siswanya melepas pakaian.

Logompn

Published

on

Uang Rp75 Ribu Hilang, Guru di Jember Paksa 22 Murid Lepas Baju untuk Digeledah
Uang Rp75 Ribu Hilang, Guru di Jember Paksa 22 Murid Lepas Baju untuk Digeledah | Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Timur, MPN Indonesia 13 Februari 2026 - Seorang guru SD berinisial FT di SDN Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memerintahkan 22 siswanya melepas pakaian.

Hal itu dilakukan FT demi mencari uangnya yang hilang senilai Rp75 ribu pada Jumat (6/2).

FT meminta siswa laki-laki menanggalkan seluruh pakaian, sedangkan siswa perempuan diminta membuka pakaian hingga menyisakan pakaian dalam saja.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula saat FT merasa kehilangan uang Rp75 ribu di tasnya yang disimpan di dalam kelas.

Setelah memeriksa tas seluruh siswa dan tidak menemukan uang tersebut, FT melanjutkan pemeriksaan dengan menggeledah tubuh murid-muridnya.

Saat baru menggeledah enam siswa, beberapa wali murid mendobrak pintu karena curiga anak-anak mereka belum juga pulang.

Insiden ini menyebabkan trauma pada sebagian besar siswa kelas V tersebut.

Mengaku Beberapa Kali Kehilangan Uang

FT mengaku kehilangan uang beberapa kali sebelumnya. Pada Senin (2/2), FT kehilangan uang Rp200 ribu.

“Bukan kejadian pertama kali hilangnya uang itu, sudah berkali kali ilang. Terakhir kali uang Rp75 ribu, dan itu uang merupakan uang mahar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono.

FT disebut dalam kondisi psikologis dan kesehatan yang tidak optimal, termasuk memiliki riwayat penyakit jantung.

Sementara itu, uang Rp75 ribu FT yang hilang diketahui merupakan uang mahar dari sang suami.

Pelaku Kena Sanksi

Menanggapi kejadian ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember memberikan sanksi administratif kepada FT dan menarik yang bersangkutan dari sekolah sebagai langkah penanganan awal.

“Sementara guru ini, sesuai permintaan wali murid kita tarik dulu agar suasana betul-betul reda tidak ada konflik,” ujar Arief.

Baca Juga:  Viral! Aksi Arogan Pengiring Jenazah di Jakarta Utara, Mobil Pengendara sampai Kena Tendang

Sementara itu, FT telah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan tidak akan mengulangi tindakan serupa.

(AKM/NID/RAD)

Trending