Connect with us

Berita

Pemkot Bekasi Resmikan Bus Trans Beken, Biaya Layanan Masih Gratis!

Pemkot Bekasi meresmikan pengoperasian Trans Beken, layanan transportasi umum massal lintas Terminal Bekasi–Harapan Indah.

Logompn

Published

on

Pemerintah Resmikan Bus Trans Beken, Biaya Layanan Masih Gratis!
Pemkot Bekasi Resmikan Bus Trans Beken, Biaya Layanan Masih Gratis! | Gambar: Dok. Pemkot Bekasi

Jawa Barat, MPN Indonesia 16 Februari 2026 - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meresmikan pengoperasian Trans Beken, layanan transportasi umum massal lintas Terminal Bekasi–Harapan Indah.

Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi umum yang terintegrasi, berkelanjutan, dan nyaman bagi warga.

Layanan ini resmi beroperasi setiap hari sejak diluncurkan, dan untuk tahap awal, masih dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.

Ada Sembilan Armada Bus

Trans Beken melayani rute pulang-pergi sepanjang 30,1 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit.

Sistem ini didukung oleh total 9 armada bus, terdiri dari 8 bus operasional dan 1 cadangan, serta mencakup 47 titik henti.

Operasional berlangsung setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB, dengan skema layanan yang dirancang untuk menjangkau kebutuhan transportasi umum warga Bekasi secara luas.

“Ini memang bukan hal yang benar-benar baru, bisa dibilang lagu lama tapi dengan kaset yang berbeda,” ujar Tri Adhianto dalam peresmian, Selasa (10/2), dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Pemkot Bekasi.

“Jalur ini sudah lama kita inisiasi, dan hari ini kita wujudkan kembali dengan konsep yang lebih matang. Kota yang besar itu bisa dilihat dari sistem transportasi umumnya,” tambahnya.

Pengembangan Transmum jadi Prioritas Pemkot

Tri Adhianto menegaskan bahwa pengembangan transportasi umum (transmum) menjadi bagian penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi.

Menurutnya, sistem transportasi yang baik berkontribusi langsung pada kenyamanan, produktivitas, dan kesejahteraan warga.

Ia juga menekankan bahwa saat dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota, isu transportasi telah menjadi fokus utama kebijakan transportasi di wilayahnya.

Baca Juga:  Libur Panjang Waisak, 25 Ribu Penumpang Gunakan Layanan Whoosh dalam Sehari

“Transportasi publik ini menjadi salah satu bagian penting dalam RPJMD. Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat merasa nyaman dan warganya sejahtera. Karena mobilitas yang baik akan berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas hidup,” jelasnya.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Dalam pengoperasian Trans Beken, kolaborasi lintas sektor menjadi elemen penting.

Oleh sebab itu, Pemkot Bekasi bekerja sama dengan PT Sinar Jaya dan Dinas Perhubungan untuk memastikan keberlanjutan layanan ini.

“Ke depan tantangannya adalah bagaimana transportasi ini terus bertumbuh, value-nya bertambah, dan tidak berhenti di tengah jalan,” ucapnya.

“Apalagi Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Barat pada akhir November tahun ini, tentu kebutuhan transportasi massal yang andal menjadi sangat penting,” tambah dia.

Transportasi yang Terintegrasi

Trans Beken dirancang sebagai bagian dari sistem transportasi publik yang terintegrasi.

Layanan ini terhubung dengan beberapa moda transportasi lain di wilayah Bekasi dan sekitarnya, termasuk Trans Bekasi Patriot, Trans Wibawa Mukti, Transjabodetabek, LRT, dan KRL.

Integrasi ini merupakan upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun konektivitas antarmoda transportasi agar mobilitas warga semakin efisien dan tidak terputus.

(AKM/NID/RAD)

Trending