Viral
Viral Bus Transjakarta Keluarkan Asap Tebal hingga Cairan Hijau, Ternyata Ini Penyebabnya
Satu unit bus Transjakarta bernomor armada DMR 715 rute koridor 9 Pinang Ranti–Pluit mengeluarkan asap tebal disertai cairan berwarna hijau,
MPN Indonesia 17 Februari 2026 - Satu unit bus Transjakarta bernomor armada DMR 715 rute koridor 9 Pinang Ranti–Pluit mengeluarkan asap tebal disertai cairan berwarna hijau,
Peristiwa itu terjadi saat busway tersebut berhenti di Halte Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (14/2) pukul 13.33 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan kepanikan penumpang dan langsung menjadi viral di media sosial.
“Bus TJ mengeluarkan asap dan cairan hijau di Halte Pancoran, penumpang berhamburan,” tulis unggahan Instagram @jakarta.terkini.
Dalam video yang beredar, terlihat penumpang berhamburan keluar dari busway yang mengeluarkan asap tebal. Di jalanan busway itu pun tampak cairan hijau.
Pernyataan Manajemen Transjakarta
Menanggapi kejadian tersebut, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf.
“PT Transjakarta menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas gangguan teknis yang terjadi pada armada bus DMR 715, milik operator DAMRI rute koridor 9 (Pinang Ranti–Pluit) di Halte Pancoran pada Sabtu (14/2), pukul 13.33 WIB,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani, Senin (16/2).
Ia menegaskan bahwa kemunculan asap bukan karena kebakaran, tetapi karena kebocoran radiator dan lepasnya vanbelt.
“Insiden munculnya asap dari kap mesin belakang akibat kebocoran radiator dan lepasnya vanbelt telah ditangani dengan cepat oleh petugas di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman ke area halte dan dialihkan ke bus berikutnya.
Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh
Sebagai langkah antisipatif, operasional bus DMR 715 langsung dihentikan sementara untuk proses inspeksi dan audit teknis secara menyeluruh.
“Transjakarta memutuskan untuk melakukan pemberhentian operasi sementara (grounded) armada bus tersebut,” katanya.
“Langkah ini diambil guna melakukan inspeksi menyeluruh (comprehensive check) dan memastikan setiap unit memenuhi standar kelaikan jalan yang ketat sebelum diizinkan kembali melayani pelanggan,” tambah dia.
Insiden tersebut juga memicu pemeriksaan teknis pada 59 unit bus gandeng BBG merek Zhongtong, khususnya pada sistem pendinginnya.
“Kami berkomitmen untuk tidak menoleransi segala bentuk pengabaian standar teknis demi menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama,” tegas Ayu.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
