Connect with us

Berita

Polres Depok bakal Kirim Pelaku Tawuran selama Ramadan ke Pesantren

Cegah tawuran dan petasan saat Ramadan, Polres Metro Depok gelar program pesantren kilat bagi remaja pelanggar.

Logompn

Published

on

Ilustrasi Pesantren Ramadan
Polres Depok bakal Kirim Pelaku Tawuran selama Ramadan ke Pesantren | Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Barat, MPN Indonesia 17 Februari 2026 - Polres Metro Depok, Jawa Barat, akan mengirim anak-anak yang tawuran dan remaja yang menyalakan petasan selama bulan suci Ramadan ke program pesantren kilat.

Langkah ini diumumkan langsung oleh Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Abdul Waras, sebagai bentuk pembinaan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.

“Tindaklanjuti bagaimana anak-anak yang ikut tawuran nanti akan kita masukkan ke pondok pesantren kilat,” kata Abdul dalam keterangannya kepada wartawan pada Senin, (16/2).

Koordinasi dengan Berbagai Pihak Terkait

Dalam pelaksanaannya, Polres Metro Depok akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait.

“Kami akan mengomunikasikan program ini dengan pemerintah daerah dan dinas terkait. Kami ingin berkolaborasi untuk membina remaja,” ujar Abdul dalam keterangannya pada Jumat, (13/2).

Abdul menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat difokuskan pada pembinaan moral dan akhlak anak-anak yang terlibat pelanggaran hukum.

“Kegiatan pondok pesantren kilat ini fokus pada pembinaan. Lokasinya di Polres Metro Depok,” ujarnya.

Ia juga menyatakan harapannya agar kegiatan ini mampu menjadi sarana positif bagi para remaja, terutama selama Ramadan.

“Kita berharap pesantren kilat selama Ramadan ini, menjadi kegiatan positif, khususnya kepada remaja,” tandas Abdul Waras.

Target Remaja yang Menyalakan Petasan

Selain pelaku tawuran, Polres Metro Depok juga menargetkan remaja yang menyalakan petasan untuk ikut serta dalam program ini.

Menurut Abdul, penggunaan petasan sangat membahayakan dan mengganggu masyarakat yang sedang beribadah.

“Petasan dan sejenisnya jelas melanggar regulasi dan aturan hukum sehingga jangan sampai mengganggu masyarakat lain yang beribadah,” ujarnya.

Baca Juga:  Tertangkap Video, Penumpang KRL Alami Kekerasan di Stasiun Rawa Buntu

Sebagai upaya tambahan dalam menjaga keamanan selama Ramadan, Polres Metro Depok akan membentuk tim khusus yang akan berpatroli bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0508/Depok.

Tindak Serius Sahur On The Roa

Abdul juga mengungkapkan bahwa kegiatan sahur on the road akan disikapi secara serius bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah karena dianggap lebih banyak menimbulkan mudarat dibandingkan manfaat.

Mengenai keterbatasan personel, Abdul meminta partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka di malam hari.

“Jumlah personel kami masih terbatas. Kami berharap orang tua lebih peduli kepada anak-anaknya, terutama pada malam hari. Tanyakan mereka hendak ke mana dan untuk keperluan apa,” ujar Abdul Waras.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending