Berita
Anggaran Makan Bergizi Gratis Diprediksi Tembus Rp240 Triliun pada 2026
Sri Mulyani memproyeksikan kebutuhan anggaran MBG akan tembus hingga Rp240 triliun pada 2026.
MPN Indonesia 2 Juli 2025 - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan kebutuhan anggaran untuk program makan bergizi gratis (MBG) dapat meningkat signifikan hingga Rp240 triliun pada 2026.
Perkiraan ini disampaikan dengan mempertimbangkan target penerima manfaat yang diperkirakan mencapai 82,9 juta orang, termasuk pelajar, ibu hamil, dan balita.
“Kalau kita lihat dari sisi outlook anggaran dari mulai Rp 71 triliun ke Rp 116 triliun, bahkan kalau keseluruhan program mungkin bisa mencapai Rp 240 triliun atau dalam hal ini cukup signifikan dalam porsi belanja pemerintah,” ujar Sri Mulyani saat raker dengan Badan Anggaran DPR RI, Selasa (1/7).
Ditargetkan Beri Kontribusi pada PDB
Program MBG ini juga ditargetkan memberikan kontribusi sebesar 0,29-0,49 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2025 dan meningkat menjadi 1,03 persen pada 2026.
Menurut Sri Mulyani, program MBG akan memberikan efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian, khususnya dalam peningkatan tenaga kerja dan penguatan rantai pasok.
“Dengan MBG kita harap ciptakan multiplier effect baik dari sisi demand maupun supply, dari supply chain-nya, maupun dari sisi masyarakat atau keluarga yang anak-anaknya akan menjadi generasi muda yang sehat,” katanya.
30 Ribu Operasional SPPG
Pemerintah menargetkan operasional 30.000 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 2026, dengan target yang sama pada 2025.
Hingga 30 Juni 2025, tercatat 1.863 unit SPPG telah beroperasi.
Setiap unit SPPG diperkirakan membutuhkan sekitar 54 orang pekerja, termasuk kepala SPPG, tukang masak, ahli gizi, admin, koordinator lapangan, tukang cuci, dan pengemudi.
Selain itu, setiap SPPG akan melibatkan lima produsen sayur dan buah serta 22 petani.
Program ini juga membuka peluang kerja bagi pegawai warung sekolah yang tutup, pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan pengangguran terbuka.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
