Connect with us

Berita

Antusias Ikut Program Hapus Tato Baznas, Peserta: Lebih Sakit Dihilangkan daripada Membuat Tato

Baznas Jakarta Timur gelar hapus tato gratis bagi warga yang ingin hijrah. Program ini bagian dari Safari Ramadan, bantu peserta perbaiki diri dan ibadah.

Logompn

Published

on

Antusias ikut program hapus tato baznas, peserta lebih sakit dihilangkan daripada membuat tato
Antusias Ikut Program Hapus Tato Baznas, Peserta: Lebih Sakit Dihilangkan daripada Membuat Tato. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 19 Maret 2025 - Baznas (Bazis) Jakarta Timur menggelar program hapus tato gratis di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Selasa (18/3).

Program ini menarik perhatian warga yang ingin menghilangkan tato mereka sebagai bagian dari upaya hijrah dan perbaikan diri.

Keinginan Hijrah dan Perbaikan Diri

Salah satu peserta, Sherly, warga Rawamangun, mengaku telah lama ingin menghapus tatonya, tetapi terkendala biaya.

“Sudah dari dulu ingin menghapus tato, namun terkendala dengan biaya,” ungkapnya kepada MPN Indonesia, pada Selasa (18/3).

Sherly menuturkan bahwa ia membuat tato sejak 2018. Ia bersyukur dapat mengikuti program ini secara gratis dan menganggapnya sebagai bagian dari perjalanan hijrah yang sedang dijalaninya.

“Saya ingin hijrah, menghapus tato bagian dari jalan saya untuk bisa lebih baik ke depannya,” ujarnya kepada MPN.

Namun, ia mengaku bahwa proses penghapusan tato jauh lebih menyakitkan dibandingkan saat membuatnya.

“Lebih sakit dihilangkan daripada membuat tato, mas,” tambahnya.

Warga Lain Juga Antusias

Selain Sherly, seorang pria paruh baya bernama Maman juga turut serta dalam program hapus tato ini

Ia dengan sabar mengikuti prosedur yang ditetapkan, meskipun tatonya tergolong sulit dihilangkan karena terdiri dari berbagai warna.

“Tato saya termasuk kategori yang sulit dihilangkan karena ada beberapa warna,” kata Maman.

Karena kompleksitas warna tersebut, Maman harus menjalani proses penghapusan tato sebanyak sepuluh kali. Ia bahkan rutin mendaftar setiap kali ada program hapus tato gratis.

“Sebelumnya saya daftar di Balai Kota untuk hapus tato, dan Alhamdulillah di Jakarta Timur ini saya bisa kembali ikut hapus tato,” ujarnya.

Baca Juga:  Update Korban Banjir-Longsor di Sumatra: 442 Jiwa Meninggal Dunia, 402 Masih Hilang

Maman menambahkan bahwa ia membuat tatonya di Bali pada tahun 1990-an saat masih muda dan bekerja di sebuah restoran.

Kini, ia berharap dengan menghapus tato, dirinya dapat lebih fokus dalam menjalankan ibadah.

“Buat di Bali tatonya saat saya masih muda, di sana saya kerja di restoran. Mudah-mudahan dengan menghapus tato ini ibadah saya lebih baik lagi,” tutup Maman.

Bagian dari Safari Ramadan

Program hapus tato gratis ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang dilakukan Baznas Jakarta Timur.

Program ini diselenggarakan di beberapa kantor wali kota dan satu kabupaten di Jakarta.

Di Jakarta Timur, sebanyak 167 peserta mengikuti kegiatan ini di Gedung C Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Selasa (18/3).

Program ini bertujuan untuk memberikan manfaat nyata dari zakat dan sedekah yang dikumpulkan, sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Muthmainnah, menjelaskan bahwa peserta hapus tato diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menunjukkan manfaat dari zakat dan sedekah kepada masyarakat.

“Ini seperti take and give begitu ya, peserta hapus tato ini diharapkan bisa jadi agen untuk menunjukkan kepada masyarakat jika zakat dan sodaqoh dari mereka digunakan sebaik-baiknya. Alhamdulillah ZIS (Zakat, Infaq, Sedekah) Jakarta Timur tahun ini tertinggi,” ujar Iin Muthmainnah.

Dengan tingginya antusiasme peserta, program hapus tato gratis di Jakarta Timur diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang ingin berubah ke arah yang lebih baik.

(AKM/NID/RAD)

Trending