Berita
Apa itu ACAB dan 1312? Ini Penjelasannya!
Ini arti dari ACAB dan 1312 yang belakangan marak muncul di media sosial dan di ruang publik dalam bentuk coretan vandalisme.
MPN Indonesia 1 September 2025 - Istilah ACAB dan 1312 belakangan marak muncul di media sosial maupun di ruang publik dalam bentuk grafiti dan coretan vandalisme.
Istilah tersebut tidak hanya viral secara daring, tetapi juga muncul dalam berbagai demonstrasi dan aksi massa di berbagai kota sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai arti dari simbol-simbol tersebut.
Arti ACAB dan 1312
1312 merupakan representasi angka dari huruf-huruf dalam singkatan ACAB.
Berdasarkan urutan alfabet, angka 1 mengacu pada huruf A, angka 3 pada huruf C, angka 1 kembali pada huruf A, dan angka 2 pada huruf B. Dengan demikian, 1312 secara langsung diterjemahkan menjadi ACAB.
Adapun ACAB adalah singkatan dari frasa All Cops Are Bastards, yang bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti ‘semua polisi adalah bajingan’.
Ungkapan ini sering digunakan dalam konteks protes sebagai bentuk kritik terhadap institusi kepolisian dan sistem hukum yang dianggap bermasalah.
Sejarah dan Perkembangan Istilah ACAB
Istilah ACAB bukanlah fenomena baru. Menurut Daily Mirror, frasa ini sudah muncul sejak tahun 1920-an di Inggris.
Kala itu, masyarakat kelas pekerja menggunakan ungkapan All Coppers Are Bastards untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap aparat yang dianggap tidak adil dan berpihak kepada kelas sosial tertentu.
Kemudian pada dekade 1970-an hingga 1980-an, popularitas istilah ini meningkat seiring pertumbuhan subkultur punk di Inggris.
Salah satu pemicunya adalah lagu dari band The 4-Skins berjudul A.C.A.B, yang menjadikan istilah ini sebagai slogan perlawanan dalam musik punk. Dari situ, ACAB menyebar ke berbagai komunitas dan menjadi simbol kritik sosial yang lebih luas.
Di era modern, penggunaan ACAB meluas ke ruang digital. Istilah ini kembali menjadi sorotan pada tahun 2020 setelah kematian George Floyd di Amerika Serikat.
Gelombang protes internasional terhadap kekerasan polisi mempopulerkan kembali ACAB sebagai simbol solidaritas global. Di platform seperti TikTok, jutaan pengguna turut membagikan konten menggunakan istilah ini sebagai bagian dari aktivisme digital.
Penggunaan dalam Demonstrasi dan Aksi Massa
Sama seperti awal kemunculannya, istilah ini banyak digunakan sebagai bentuk ekspresi politik dalam berbagai peristiwa yang melibatkan konflik antara warga dan aparat keamanan.
Meski mengandung kata-kata kasar, penggunaan ACAB dimaknai oleh para penggunanya sebagai kritik struktural, bukan serangan terhadap individu tertentu.
ACAB dan 1312 kerap muncul dalam demonstrasi dan aksi massa, baik melalui spanduk, poster, maupun grafiti di ruang publik.
Ungkapan ini dipakai sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap tindakan aparat penegak hukum yang dianggap sewenang-wenang atau tidak adil.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
