Connect with us

Berita

Belasan Halte TransJakarta di Jalan Raya Bekasi-Cakung Terbengkalai, Besinya Malah Dicuri

Belasan halte TransJakarta di Jaktim rusak parah dan terbengkalai. Warga keluhkan pencurian, vandalisme, dan minta Pemprov DKI segera bertindak.

Logompn

Published

on

Belasan halte transjakarta di jalan raya bekasi cakung terbengkalai, besinya malah dicuri
Belasan Halte TransJakarta di Jalan Raya Bekasi-Cakung Terbengkalai, Besinya Malah Dicuri. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 23 April 2025 - Belasan halte TransJakarta yang terletak di sepanjang Jalan Raya Bekasi hingga Cakung, Jakarta Timur, dilaporkan terbengkalai dan mengalami kerusakan parah.

Kondisi halte yang dulunya dibangun sebagai bagian dari proyek peningkatan layanan transportasi publik kini tidak lagi berfungsi, dan malah menjadi objek pencurian serta tindakan kriminal lainnya.

Kerusakan dan Ketidakfungsian Halte

Sejumlah halte TransJakarta tampak dalam kondisi memprihatinkan dan tidak terawat.

Atap bangunan mengalami kerusakan, kaca-kaca pecah berserakan, serta coretan vandalisme menghiasi berbagai sisi dinding halte.

Papan nama halte yang seharusnya menunjukkan identitas lokasi nyaris tidak terbaca, sementara akses menuju halte tertutup oleh semak-semak liar dan tumpukan sampah yang menumpuk.

Menurut keterangan warga sekitar, Siswanto, halte-halte tersebut sudah lama tidak lagi digunakan.

“Sudah bertahun-tahun tidak dipakai. Dulu sempat ramai waktu awal-awal dibangun, tapi sekarang ya kondisinya begini seperti yang dilihat, tidak ada lagi aktivitas, malah banyak besi-besi halte dicuri orang yang tak bertanggung jawab,” ujarnya kepada MPN Indonesia di Jakarta Timur pada Selasa (22/4).

Aksi Pencurian dan Kekhawatiran Warga

Permasalahan semakin serius ketika banyak bagian dari struktur halte, seperti alas besi, dilaporkan hilang.

Dugaan sementara mengarah pada pencurian yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Lihat aja, kebanyakan halte TransJakarta ini alas besinya sudah hilang semua,” tambah Siswanto.

Situasi ini masuk dalam ranah hukum dan kriminal karena telah terjadi aksi pencurian yang menyebabkan kerugian pada fasilitas publik.

Warga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada tindakan pengawasan atau pengamanan yang dilakukan di lokasi, karena tidak satu pun penjaga terlihat di area halte tersebut.

Baca Juga:  Viral! Dosen Unpam Diduga jadi Pelaku Pelecehan Seksual di KRL

Bus Masih Beroperasi, Penumpang Tak Lagi Gunakan Halte

Meski kondisi halte tidak memadai, bus TransJakarta masih terlihat melintasi jalur tersebut. Namun, penumpang tidak lagi menggunakan halte yang tersedia.

“Bus-nya lewat, tapi penumpang tidak lagi menunggu di halte, mereka memilih di depan halte atau di bawah halte,” ungkap Siswanto.

Fenomena ini memperlihatkan terputusnya fungsi halte sebagai titik akses transportasi, yang berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait efektivitas perencanaan dan pengelolaan infrastruktur transportasi publik oleh pihak berwenang.

Tuntutan Masyarakat dan Langkah Selanjutnya

Masyarakat sekitar berharap adanya tindakan cepat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT TransJakarta, dan Dinas Perhubungan.

Mereka mendesak agar halte-halte yang tidak lagi layak digunakan tersebut segera direvitalisasi atau dibongkar dan dialihfungsikan untuk kepentingan umum yang lebih produktif.

(ARI/NID/RAD)

Trending