Connect with us

Berita

Dinkes Manggarai Barat Temukan Formalin dan Jamur pada Oleh-Oleh Makanan Labuan Bajo

Dinkes Kabupaten Manggarai Barat menemukan zat berbahaya formalin dan jamur dalam beberapa produk makanan oleh-oleh di Labuan Bajo.

Adinda

Published

on

Dinkes Manggarai Barat Temukan Formalin dan Jamur pada Oleh oleh Makanan Labuan Bajo
Formalin dan jamur pada oleh-oleh makanan Labuan Bajo | Gambar : Ilustrasi Canva

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 7 November 2024 - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan zat berbahaya formalin dan jamur dalam beberapa produk makanan oleh-oleh di Labuan Bajo.

Sekretaris Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Tarsius Cai mengungkapkan bahwa dua jenis produk oleh-oleh UMKM di Labuan Bajo mengandung zat berbahaya dan dinyatakan tidak layak konsumsi.

Produk ikan cara kering, yang menjadi salah satu sampel, terbukti mengandung formalin. Selain itu, sebuah produk kue kering yang dijual di salah satu toko oleh-oleh terdeteksi berjamur.

“Pada September lalu, kami melakukan uji sampel ikan cara kering, dan itu pun merupakan sisa produksi satu tahun yang lalu,” jelas Tarsius pada Rabu (6/11).

Menanggapi hasil uji yang menunjukkan adanya kandungan formalin dan jamur, Dinkes Manggarai Barat segera menarik produk-produk berbahaya tersebut dari peredaran di Labuan Bajo.

Selain itu, Dinkes juga telah menyampaikan hasil uji laboratorium kepada pelaku UMKM yang terlibat dalam produksi dan distribusi produk tersebut.

“Kami telah mengadakan rapat koordinasi dengan UMKM untuk menjelaskan hasil uji lab tersebut dan menekankan pentingnya keamanan pangan dan kelayakan konsumsi,” kata Tarsius.

Baca Juga:  Waspada! Ini Gejala Virus Baru Covid 'Stratus' yang Mulai Masuk RI

Trending