Connect with us

Berita

Dua Pekan Jelang Lebaran, Harga Cabai Tembus Rp120 Ribu per Kg

Harga cabai rawit merah di Pasar Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mengalami lonjakan signifikan.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 18t160836.461
Suasana di Pasar Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (18/3) | Gambar: MPN Indonesia/Muhammad Syarif

MPN Indonesia 18 Maret 2025 - Dua pekan menjelang Lebaran, harga cabai rawit merah di Pasar Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mengalami lonjakan signifikan.

Berdasarkan pantauan langsung MPN Indonesia di lokasi, harga cabai kini mencapai Rp120 ribu per kilogram.

Selain cabai, harga bahan pokok lainnya seperti bawang merah juga mengalami kenaikan tajam, mencapai Rp50 ribu per kilogram.

Penyebab Kenaikan Harga Cabai dan Bahan Pokok

Menurut keterangan para pedagang, kenaikan harga cabai dan bawang merah ini disebabkan oleh berkurangnya stok di tingkat distributor.

Rullah, salah seorang pedagang cabai, menyebutkan bahwa harga cabai rawit merah sempat mengalami penurunan sebelum akhirnya kembali naik.

“Rawit merah Rp120 ribu per kilo, baru hari ini. Sebelumnya Rp100 ribu, sempat turun lalu naik lagi. Kemarin sampai Rp150 ribu sebelum Ramadan, pertengahan turun, sekarang naik lagi,” jelas Rullah kepada MPN Indonesia, Selasa (18/3).

Ia menjelaskan bahwa harga tomat masih standar dan bawah putih masih stabil di harga kisaran Rp48 – Rp50 ribu.

“Ya mungkin stok kurang, keadaan lagi mahal. Pembeli agak kurang karena puasa, pasti ada, jauh menurun,” ucap Rullah.

Dampak Kenaikan Harga terhadap Pedagang dan Konsumen

Lonjakan harga ini berdampak langsung pada omzet pedagang yang mengalami penurunan.

Konsumen pun turut merasakan dampaknya dengan terpaksa mengurangi jumlah pembelian.

Jika sebelumnya mereka membeli satu kilogram cabai, kini hanya mampu membeli seperempat kilogram.

Kartini, salah satu konsumen, menyatakan bahwa kenaikan harga bahan pokok ini cukup membebani pengeluaran rumah tangganya.

“Belanja cabe, tomat, sama sayur-sayur bawang, kayaknya naik deh. Tapi karena memang lagi butuh, biasanya beli sekilo-sekilo, ini karena mahal beli seadanya aja,” ujar Kartini.

Baca Juga:  Lebaran, Maia Estianty Gelar Open House Glamour hingga Bagi-Bagi THR Segepok

“Ya dikurang-kurangin, dicukup-cukupin aja. Kalau bisa, harganya bisa distabilkan aja karena kondisi saat ini kita banyak kebutuhan buat buka puasa,” imbuhnya.

Baik pedagang maupun konsumen berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.

(AKM/NID/RAD)

Trending