Connect with us

Ekonomi

Harga Beras di 200 Daerah Naik, Ada yang Tembus Rp60 Ribu per Kg!

BPS melaporkan kenaikan harga beras di 200 kabupaten/kota hingga Agustus 2025. Papua catat harga tertinggi, tembus Rp60.000 per kg untuk beras premium.

Logompn

Published

on

Harga beras di 200 daerah naik, ada yang tembus rp60 ribu per kg!
Ilustrasi Beras. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 26 Agustus 2025 - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan harga beras mengalami kenaikan di 200 kabupaten/kota hingga minggu ketiga Agustus 2025.

Data Indeks Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan meskipun kenaikan IPH relatif rendah, harga beras sudah berada di level tinggi di banyak daerah.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, tiga komoditas utama yang mendorong perubahan IPH adalah cabai merah, bawang merah, dan beras.

“Dilanjutkan oleh beras karena ada 200 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras,” jelas Amalia saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025 secara daring, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Kemendagri RI, Selasa (26/8).

Sebaran Kenaikan IPH di 38 Provinsi

Hingga minggu ketiga Agustus 2025, perkembangan IPH mencatat:

  • 14 provinsi mengalami kenaikan,
  • 23 provinsi mengalami penurunan,
  • 1 provinsi berada pada kondisi stabil.

Harga Beras Berdasarkan Zona

Zona 1: Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi

  • Beras medium naik 1,1% menjadi Rp14.005 per kg (di atas HET Rp12.500).
  • Beras premium naik 0,83% menjadi Rp15.437 per kg (di atas HET Rp14.900).

Harga tertinggi beras medium:

  • Bolaang Mongondow Timur : Rp17.952 per kg
  • Wakatobi : Rp17.884 per kg
  • Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan Morowali : Rp17.000 per kg

Harga tertinggi beras premium:

  • Wakatobi : Rp19.851 per kg
  • Kepulauan Talaud : Rp19.000 per kg
  • Buton Utara : Rp18.750 per kg

Zona 2: Sumatera Utara, Kalimantan, dan Wilayah Timur

  • Beras medium naik 1,40% menjadi Rp14.872 per kg (di atas HET Rp13.100).
  • Beras premium naik 0,97% menjadi Rp16.618 per kg (di atas HET Rp15.400).
Baca Juga:  Cek Harga Bahan Pokok Jakarta jelang Lebaran, Cabai Tembus Rp115.000/kg

Harga tertinggi beras medium:

  • Mahakam Ulu : Rp19.900 per kg
  • Kutai Timur : Rp17.714 per kg
  • Kapuas Hulu : Rp17.400 per kg

Harga tertinggi beras premium:

  • Mahakam Ulu : Rp21.500 per kg
  • Kutai Timur : Rp19.714 per kg
  • Waingapu : Rp19.000 per kg

Zona 3: Maluku dan Papua (Lonjakan Tertinggi)

  • Beras medium naik 1,09% menjadi Rp18.899 per kg (di atas HET Rp13.500).
  • Beras premium naik 0,64% menjadi Rp20.709 per kg.

Harga tertinggi beras medium : 

  • Kabupaten Intan Jaya : Rp50.000 per kg
  • Kabupaten Puncak : Rp45.000 per kg
  • Kabupaten Pegunungan Bintang : Rp40.000 per kg

Harga tertinggi beras premium :

  • Kabupaten Intan Jaya : Rp60.000 per kg
  • Kabupaten pegunungan Bintang : Rp40.000 per kg
  • Kabupaten Puncak Jaya : Rp35.000 per kg

Komoditas Lain Penyumbang Inflasi

Selain beras, BPS juga mencatat kenaikan pada beberapa bahan pokok:

  • Bawang merah di 309 kabupaten/kota,
  • Minyak goreng masih berada di level tinggi,
  • Cabai merah dan telur ayam ras masih berpengaruh terhadap inflasi meski kenaikannya berkurang.

BPS menambahkan, Kabupaten Humbang Hasundutan mencatat lonjakan IPH tertinggi, yakni 6,07%, dengan beras sebagai penyumbang terbesar (2,61%).

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending