Ekonomi
Harga Minyak Dunia Ditutup Melemah pada Perdagangan Jumat (29/5)
Harga minyak dunia ditutup melemah pada Jumat (29/5), dengan minyak mentah AS turun ke US$87,36 per barel dan Brent ke US$92,05 per barel.
MPN Indonesia 30 Mei 2026 - Harga minyak dunia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (29/5) di pasar global, seiring meredanya kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah.
Pelemahan terjadi pada minyak mentah AS dan Brent, dipicu antisipasi pasar terhadap berkurangnya risiko gangguan pasokan dari kawasan strategis, khususnya Selat Hormuz.
Sentimen tersebut berkembang di tengah penguatan bursa saham global serta stabilisasi pasar keuangan internasional.
Dikutip MPN Indonesia dari TradingView, pada penutupan perdagangan Jumat (29/5), minyak mentah AS turun 1,73% menjadi US$87,36 per barel, sementara Brent turun 1,77% ke level US$92,05 per barel.
Laporan mengenai kesepakatan perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran serta pembukaan kembali pembatasan jalur pelayaran di Selat Hormuz menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan minyak dunia.
Meski kesepakatan antara AS dan Iran masih menunggu persetujuan final Presiden AS Donald Trump, pasar merespons perkembangan tersebut dengan penurunan harga minyak dunia dan penguatan di sejumlah instrumen keuangan lainnya.
Bursa Saham Ditutup Menguat
Di Amerika Serikat, bursa saham Wall Street ditutup menguat pada Jumat (29/5).
Indeks S&P 500 naik 0,22% ke level 7.580,12 dan mencatat kenaikan mingguan terpanjang sejak Desember 2023.
Dow Jones Industrial Average menguat 0,72% ke 51.032,65, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,21% ke 26.972,62.
Namun, penguatan tersebut tidak mampu mempertahankan level tertinggi harian karena aksi ambil untung menjelang akhir pekan.
Di pasar global, reli saham terjadi lebih luas. Indeks saham global MSCI menguat 0,51%. Bursa Eropa dan pasar negara berkembang juga mencatat kenaikan moderat.
Secara keseluruhan, pasar saham global menutup perdagangan dengan tren positif di tengah stabilisasi sentimen geopolitik, yang turut berdampak pada ekspektasi pasokan minyak dan pergerakan harga minyak dunia.
Di pasar komoditas, koreksi pada minyak dunia terjadi karena pelaku pasar mengantisipasi meredanya risiko gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.
Kawasan tersebut selama ini menjadi jalur penting distribusi minyak global, terutama melalui Selat Hormuz.
Dengan adanya laporan perpanjangan gencatan senjata dan pembukaan kembali jalur pelayaran, kekhawatiran terhadap gangguan distribusi minyak dinilai menurun.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
