Connect with us

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Hari Ini 2 Juli 2026 Capai Level Terendah sejak Akhir Februari

Harga minyak dunia hari ini, Kamis (2/7), turun ke level terendah sejak akhir Februari setelah pengiriman minyak melalui Selat Hormuz terus meningkat.

Logompn

Published

on

Harga Minyak Dunia Hari Ini 2 Juli 2026 Capai Level Terendah sejak Akhir Februari
Harga Minyak Dunia Hari Ini 2 Juli 2026 Capai Level Terendah sejak Akhir Februari. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 2 Juli 2026 - Harga minyak dunia hari ini, Kamis (2/7), turun ke level terendah sejak akhir Februari setelah pengiriman minyak melalui Selat Hormuz terus meningkat.

Pelaku pasar juga merespons perkembangan pembicaraan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran.

Berdasarkan pantauan MPN Indonesia dari Trading Economics, minyak mentah WTI turun menjadi sekitar 68 dolar AS per barel, sementara Brent turun menuju 71 dolar AS per barel.

Arus Minyak di Selat Hormuz Meningkat

Penurunan harga minyak dunia terjadi ketika arus minyak mentah melalui Selat Hormuz, jalur air strategis dalam perdagangan energi, dilaporkan melebihi 10 juta barel per hari.

Seorang pejabat AS menyebut peningkatan aliran minyak mentah tersebut berlangsung dengan dukungan militer Amerika.

Kondisi ini membuat pasokan melalui jalur strategis tersebut kembali meningkat setelah sebelumnya terdampak ketegangan di kawasan.

Pasokan Minyak Dunia Meroket

Pergerakan harga minyak juga dipengaruhi meningkatnya pasokan dari sejumlah negara.

Ekspor minyak Uni Emirat Arab kembali ke level pra-perang melalui jalur alternatif.

Sementara itu, ekspor minyak Iran melonjak di atas 40 juta barel setelah pencabutan blokade angkatan laut AS.

Kenaikan ekspor tersebut terjadi bersamaan dengan meningkatnya pengiriman minyak dari Rusia.

Pengiriman Rusia yang mencapai rekor turut berkontribusi terhadap penumpukan signifikan dalam persediaan yang diangkut melalui laut.

Pembicaraan AS-Iran jadi Perhatian Pasar

Investor juga mencermati tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran.

Presiden AS Donald Trump memuji perkembangan dalam negosiasi tersebut. Qatar juga menyatakan putaran pembicaraan berikutnya akan diadakan secepat mungkin.

Baca Juga:  Ini Dampak Perang Iran-Israel bagi Ekonomi Indonesia

Meski demikian, Teheran masih bersikeras mempertahankan kontrol administratif maritim atas Selat Hormuz.

(AKM/NID/RAD)

Trending