Connect with us

Berita

Harta Satryo Soemantri Brodjonegoro: Punya 7 Rumah, 4 Mobil, dan Kekayaan Capai Puluhan Miliar Rupiah

Satryo Soemantri Brodjonegoro, dilaporkan memiliki kekayaan sebesar Rp46 miliar, mencakup properti dan kendaraan mewah.

Logompn

Published

on

Harta Satryo Soemantri Brodjonegoro Punya 7 Rumah, 4 Mobil, dan Kekayaan Capai Puluhan Miliar Rupiah
Harta Satryo Soemantri Brodjonegoro Punya 7 Rumah, 4 Mobil, dan Kekayaan Capai Puluhan Miliar Rupiah. Gambar: MI/Susanto

MPN Indonesia 20 Januari 2025 - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, menjadi sorotan setelah laporan kekayaannya dirilis.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, total kekayaan Satryo mencapai Rp46 miliar, mencakup investasi dalam properti, kendaraan, dan aset likuid.

Namun, kepemimpinannya turut menuai kritik tajam dari para pegawai kementerian.

Kekayaan Satryo Soemantri Brodjonegoro

Mengutip Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, harta kekayaan terbesar Satryo terletak pada aset properti yang mencakup 7 lokasi berbeda dengan total nilai Rp33,65 miliar.

Properti-properti tersebut tersebar di beberapa lokasi strategis, antara lain:

  • Jakarta Selatan: Dua rumah masing-masing senilai Rp12 miliar dan Rp6,25 miliar.
  • Tangerang Selatan: Beberapa properti dengan nilai antara Rp1,5 miliar hingga Rp4 miliar.
  • Buleleng, Bali: Tanah seluas 16.000 meter persegi dengan nilai Rp5 miliar.

Koleksi Kendaraan Bernilai Rp1,4 Miliar

Selain properti, Satryo Soemantri tercatat memiliki empat kendaraan dengan total nilai Rp1,4 miliar. Koleksi kendaraan ini meliputi:

  • BMW X3 (2016): Rp400 juta.
  • BYD Seal (2024): Rp700 juta.
  • Toyota Innova Reborn (2020): Rp200 juta.
  • Ford Escape (2011): Rp100 juta.

Aset Likuid dan Stabilitas Keuangan

Selain properti dan kendaraan, Satryo Soemantri memiliki kas dan setara kas senilai Rp11 miliar.

Likuiditas ini mencerminkan kemampuan finansialnya untuk menghadapi kebutuhan mendesak atau peluang investasi baru.

Namun, besarnya nilai kas ini memicu spekulasi terkait sumber dana yang dimiliki.

Kritik Terhadap Gaya Kepemimpinan

Di tengah pengungkapan laporan kekayaannya, Satryo Soemantri menghadapi kritik dari pegawai Kemendikti Saintek.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Membangun Pemerintahan Bersih dan Berpihak pada Rakyat

Pada Senin (20/1), puluhan pegawai kementerian menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta Selatan, menuduh Satryo bersikap arogan dan menerapkan kebijakan yang dianggap tidak adil.

Aksi tersebut berlangsung damai, dengan para pegawai membawa spanduk bertuliskan kritik tajam seperti:

“Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri.”

“Kami ASN dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan untuk babu keluarga.”

“Pak Presiden selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar, dan main pecat.”

Rekam Jejak dan Perjalanan Karier

Satryo Soemantri dikenal sebagai tokoh dan figur publik di bidang pendidikan sebelum menjabat sebagai Menteri Kemendikti Saintek.

Ia pernah menjadi dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menjabat sebagai Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) pada periode 2018–2023.

Catatan LHKPN Satryo Soemantri dari 2001 hingga 2024 menunjukkan peningkatan signifikan dalam kekayaan.

Pada 2001, total kekayaan Satryo tercatat sebesar Rp1,87 miliar, yang berasal dari tanah, kendaraan, barang berharga, dan giro.

Pada 2005, jumlah ini meningkat menjadi Rp7,86 miliar, diduga berasal dari hasil kerja serta tambahan aset.

Trending