Connect with us

Ekonomi

Indonesia-Timor Leste Perkuat Kerja Sama Dagang, Fokus Marmer hingga Kopi

Wamendag Indonesia, Roro dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Filipus melakukan pertemuan untuk memperkuat kolaborasi dalam sektor perdagangan.

Logompn

Published

on

Indonesia timor leste perkuat kerja sama dagang, fokus marmer hingga kopi
Indonesia-Timor Leste Perkuat Kerja Sama Dagang | Gambar: kemendag.go.id

MPN Indonesia 15 Juli 2025 - Indonesia dan Timor Leste memperkuat kerja sama bilateral di bidang perdagangan, dengan fokus pada pengembangan sektor marmer dan kopi.

Kesepakatan ini disampaikan dalam pertemuan antara Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Indonesia, Dyah Roro Esti, dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Filipus Nino Pereira, di Jakarta pada Jumat (11/7).

Dalam pertemuan tersebut, Wamendag Roro menegaskan bahwa Indonesia terbuka untuk memperdalam kolaborasi dengan Timor Leste, khususnya dalam sektor perdagangan.

Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat potensial mengingat kekayaan jenis kopi yang dimiliki Indonesia, yang bisa dioptimalkan untuk pasar Timor Leste.

“Indonesia selalu terbuka untuk berdialog dan berkolaborasi dengan Timor Leste. Indonesia memiliki niat dan tekad yang sama dengan Timor Leste, termasuk dalam peningkatan di bidang perdagangan,” ujar Roro, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag), Selasa (15/7).

Selain marmer dan kopi, Indonesia juga menunjukkan dukungan terhadap aksesi Timor Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN.

Bahkan Roro menyebut bahwa pemerintah Indonesia sedang menyiapkan serangkaian program pengembangan kapasitas untuk Timor Leste, yang akan dijalankan pada periode 2025–2026.

“Kami ingin menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia untuk mendukung aksesi Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN ke-11,” ujar Roro.

Penguatan Hubungan dan Perdagangan Strategis

Hubungan antara Indonesia dan Timor Leste disebut semakin harmonis oleh Menteri Filipus yang menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang telah terjalin, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, hingga hubungan antar masyarakat.

“Hubungan tersebut dipastikan akan terus dipupuk melalui silaturahmi yang berkesinambungan,” katanya masih dikutip dari sumber yang sama.

Melalui siaran persnya, Kemendag menyebut total nilai perdagangan antara Indonesia dan Timor Leste pada 2024 tercatat sebesar US$391,34 juta dengan tren pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 15,56 persen.

Baca Juga:  Pidato Prabowo di PBB Dapat Pujian dari Benjamin Netanyahu

Sementara pada periode Januari hingga April 2025, ekspor Indonesia ke Timor Leste mencapai US$117,08 juta, atau mengalami peningkatan sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Adapun produk ekspor utama Indonesia ke Timor Leste mencakup:

  • Kendaraan bermotor
  • Minyak kelapa sawit
  • Makanan olahan
  • Semen
  • Produk farmasi
  • Barang konsumsi harian

Beberapa komoditas strategis lainnya juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, antara lain:

  • Kendaraan niaga ringan
  • Tepung terigu
  • Produk susu
  • Produk perawatan tubuh

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending