Connect with us

Ekonomi

Polri Gandeng BPOM, Kemendag, dan Kemenperin untuk Awasi Kualitas Bahan Pokok

Polri berkolaborasi dengan BPOM, Kemendag, dan Kemenperin untuk mengawasi mutu dan keamanan bahan pokok jelang Lebaran, memastikan pangan yang layak bagi masyarakat.

Logompn

Published

on

Polri gandeng bpom, kemendag, dan kemenperin untuk awasi kualitas bahan pokok
Polri Gandeng BPOM, Kemendag, dan Kemenperin untuk Awasi Kualitas Bahan Pokok. Gambar : MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 21 Maret 2025 - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2025, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperketat pengawasan terhadap distribusi dan mutu bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.

Pengawasan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan pangan yang aman dan merata selama periode meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Dalam pelaksanaannya, Polri menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Perdagangan (Kemendag), serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Antisipasi Polri Hadapi Lonjakan Permintaan

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Samsu Arifin, menyatakan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan seluruh Kepolisian Daerah (Polda) untuk memperlancar distribusi bahan kebutuhan pokok.

Fokus pengawasan mencakup kelancaran arus distribusi serta upaya penegakan hukum terhadap praktik penyimpangan di sektor pangan.

Menurut Samsu, langkah ini diambil agar masyarakat tidak mengalami hambatan dalam memperoleh bahan pokok selama melakukan aktivitas jelang Idulfitri.

“Selain fokus di arus mudik, juga memperlancar arus distribusi kebutuhan pokok, sehingga ketika masyarakat berkegiatan nanti tidak mengalami kendala tentang ketersediaan,” ujar Samsu Arifin kepada MPN Indonesia, pada Kamis (20/3).

Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan

Upaya pengawasan tidak hanya menyasar distribusi, tetapi juga kualitas produk pangan yang beredar di pasaran. Hal ini merespons temuan daging berkualitas rendah yang sempat terjadi di Yogyakarta.

Untuk menjamin keamanan pangan, Polri menerapkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta melakukan uji laboratorium terhadap bahan pokok bekerja sama dengan BPOM.

“Kita menerapkan UU Perlindungan Konsumen. Ketika seperti kemarin MinyaKita takarannya tidak sesuai, makanya kalau masalah mutu kita harus melaksanakan uji lab. Ini yang akan lebih panjang prosesnya. Kalau takaran itu lebih mudah kita untuk mendeteksi dengan ukuran standar,” jelas Samsu.

Baca Juga:  Hindari Kemacetan Jelang Idulfitri 2025, Pemudik Mulai Serbu Terminal Lebak Bulus

Fokus pada Pengawasan Takaran Produk

Selain mutu, pengawasan takaran produk menjadi prioritas karena dapat langsung diuji di lapangan.

Menurut Samsu, aspek ini relatif lebih mudah untuk dideteksi dan ditindaklanjuti secara cepat dibandingkan dengan proses pengujian mutu yang memerlukan waktu lebih lama.

“Kalau takaran, itu lebih mudah kita untuk mendeteksi dengan ukuran standar, kita bisa uji di lapangan, bisa langsung penyidikan, bisa langsung kita ungkap,” tambahnya.

Kolaborasi dengan Lembaga Terkait

Polri tidak bekerja sendiri dalam mengawasi bahan pokok menjelang Lebaran. Dalam menjalankan tugasnya, Polri berkolaborasi dengan BPOM, Kemendag, dan Kemenperin.

Kolaborasi ini difokuskan pada pemeriksaan langsung di pasar terhadap produk yang telah beredar, baik dari segi mutu maupun keamanannya.

“BPOM nanti akan melakukan [pengawasan] dan selama ini kolaborasi ketika kita melaksanakan pengecekan ke pasar, kita akan selalu berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan BPOM untuk melihat bahan baku atau bahan kebutuhan pokok yang sudah dijual di pasaran,” ujar Samsu.

Upaya Menjamin Ketersediaan dan Kualitas Bahan Pokok

Melalui sinergi antara Polri, BPOM, Kemendag, dan Kemenperin, pengawasan terhadap distribusi dan kualitas bahan pokok diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan menjelang Idulfitri 2025.

Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan kualitas baik dan harga yang terjangkau selama periode Lebaran.

(AKM/NID/RAD)

Trending