Berita
Program Bansos Beras Lanjut hingga 2025, Badan Pangan Ajukan Tambahan Anggaran
Badan Pangan Nasional ajukan tambahan anggaran agar program bantuan sosial pangan beras bisa berlanjut hingga 2025.
MPN Indonesia 7 November 2024 - Program bantuan sosial pangan berupa distribusi beras untuk masyarakat berpenghasilan rendah akan dilanjutkan hingga 2025.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI.
Arief mengajukan permintaan dukungan tambahan anggaran untuk memastikan kelanjutan program ini di tahun mendatang.
Upaya Badan Pangan Nasional untuk Mendapatkan Tambahan Anggaran 2025
Arief menjelaskan bahwa Badan Pangan Nasional mengusulkan alokasi dana tambahan guna menjamin kelancaran distribusi bantuan beras pada awal tahun 2025.
Rencananya, selama Januari-Februari 2025, akan disalurkan beras sebanyak 300 ribu ton, yang terbagi dalam dua tahap, masing-masing 150 ribu ton.
“Jika berkenan, kami mengusulkan dana stabilisasi SPHP sebesar 150 ribu ton dikalikan dua (300 ribu ton) untuk Januari-Februari 2025, sekaligus dimulainya bantuan pangan 2025. Dalam rapat terakhir, usulan ini belum mendapat persetujuan,” kata Arief dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (6/11).
Permintaan tambahan anggaran ini berkaitan dengan pengurangan anggaran yang dialokasikan untuk Badan Pangan Nasional pada 2025, yang hanya sebesar Rp329 miliar.
Jumlah ini turun 25,45 persen dibandingkan dengan pagu anggaran tahun 2024.
Latar Belakang Program Bantuan Pangan Beras
Program bantuan pangan beras ini pertama kali diinisiasi oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai bagian dari program bantuan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
Bantuan ini berupa distribusi beras sebanyak 10 kilogram per bulan kepada penerima yang memenuhi kriteria penerima bantuan pemerintah.
Sejak diluncurkan, program ini telah melalui beberapa tahap penyaluran. Tahap pertama dilakukan pada Maret, April, dan Mei 2023.
Selanjutnya, tahap kedua berlangsung pada September, Oktober, dan November 2023.
Program ini terus berjalan hingga periode Desember 2023 sampai Maret 2024, dan diperpanjang hingga akhir 2024 oleh Presiden Jokowi menjelang masa akhir jabatannya.
Rencana Kelanjutan Program Bantuan Pangan di Tahun Mendatang
Dalam upaya melanjutkan program bantuan sosial pangan hingga 2025, Arief mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah dan DPR untuk memastikan ketersediaan anggaran yang memadai.
Menurutnya, tambahan anggaran yang diusulkan akan digunakan untuk menjaga stabilisasi harga pangan dan memperkuat cadangan beras nasional, terutama guna mengantisipasi kebutuhan beras di awal tahun.
Arief menambahkan, keberlanjutan program bantuan pangan ini penting untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang rentan terhadap kenaikan harga pangan, khususnya beras.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
