Ekonomi
Rupiah Hari Ini 20 Agustus 2026 Kembali Menguat
Rupiah menguat 46 poin ke Rp17.794 per dolar AS pada pembukaan perdagangan 20 Agustus 2026.
MPN Indonesia 20 Agustus 2026 - Rupiah hari ini, Kamis (20/8), kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan pasar spot.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, nilai tukar rupiah dibuka menguat 46 poin atau 0,26% ke level Rp17.794 per dolar AS.
Rupiah Menguat pada Awal Perdagangan
Penguatan terjadi saat dolar AS masih berada di dekat level terendah dalam tiga bulan setelah pelaku pasar mencermati langkah Departemen Keuangan Amerika Serikat dalam menjaga stabilitas pasar obligasi.
Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (19/8), kurs mata uang Indonesia juga ditutup menguat.
Saat itu, rupiah ditutup di level Rp17.840 per dolar AS atau menguat 22 poin setara 0,12%.
Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, dolar AS masih bergerak di dekat posisi terendah dalam tiga bulan karena investor terus mencermati kebijakan terbaru Departemen Keuangan AS untuk menenangkan pasar obligasi.
Departemen Keuangan AS Tambah Likuiditas Pasar Obligasi
Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana melipatgandakan dukungan likuiditas melalui operasi pembelian kembali atau buyback obligasi tenor panjang.
Kebijakan itu diumumkan setelah aksi jual di pasar obligasi mendorong imbal hasil Treasury tenor 30 tahun mencapai level tertinggi dalam 19 tahun.
Imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun dilaporkan sempat menyentuh 5,337%.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena sebelumnya imbal hasil obligasi tenor panjang juga sempat berada di level tertinggi sejak 2007.
Pergerakan Mata Uang Global
Selain perkembangan ekonomi Amerika Serikat, sejumlah mata uang utama juga menunjukkan pergerakan terhadap dolar AS.
Indeks dolar AS berada di level 98,938 atau mendekati posisi terendah sejak pertengahan Mei 2026.
Sementara itu, euro diperdagangkan di level US$1,1676 per dolar AS dan bertahan di posisi tertinggi sejak akhir Mei.
Di sisi lain, yen Jepang berada di level 158,32 per dolar AS atau menjauh dari level 160 yang sebelumnya menjadi perhatian pasar.
Poundsterling Inggris diperdagangkan di posisi US$1,3603 per dolar AS, sedangkan franc Swiss berada di level 0,7981 per dolar AS atau mendekati posisi tertinggi dalam dua bulan.
Pergerakan sejumlah mata uang tersebut terjadi setelah sebagian besar penguatan yen akibat intervensi bersama pada akhir Juli kembali terkikis.
Sementara itu, euro dan franc Swiss tetap bertahan di level yang relatif tinggi terhadap dolar AS.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
