Connect with us

Berita

Sepeda Non-Lipat Kini Bisa Masuk LRT Jabodebek, Simak Aturannya

LRT Jabodebek uji coba kebijakan sepeda non-lipat mulai 8 Desember 2024. Fasilitas pendukung lengkap, dorong mobilitas ramah lingkungan di Jabodetabek.

Actress 1299250

Published

on

Sepeda Non Lipat Kini Bisa Masuk LRT Jabodebek, Simak Aturannya
Sepeda Non-Lipat Kini Bisa Masuk LRT Jabodebek, Simak Aturannya. Gambar : PT MRT Jakarta (Perseroda)/Irwan Citrajaya

MPN Indonesia 3 Desember 2024 - LRT Jabodebek akan memulai uji coba kebijakan baru yang memungkinkan sepeda non-lipat masuk ke dalam kereta pada (8/12/2024).

Kebijakan ini dirancang untuk mengakomodasi pengguna sepeda standar pada akhir pekan dan hari libur nasional, sekaligus mendukung mobilitas ramah lingkungan.

Manajer Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa kebijakan transportasi ini bertujuan menjaga kenyamanan pengguna sekaligus memastikan kelancaran operasional kereta.

“Uji coba ini adalah langkah awal untuk mendukung pengguna sepeda non-lipat tanpa mengganggu operasional LRT,” ujarnya pada (2/12/2024).

Dimensi Sepeda dan Kapasitas Kereta

Dalam kebijakan ini, sepeda non-lipat yang diizinkan harus memiliki dimensi maksimal 200 x 120 cm. Pengguna yang membawa sepeda dapat menempatkannya di sisi kiri tiap pintu kereta sesuai arah perjalanan.

Setiap kereta memiliki kapasitas untuk tiga sepeda non-lipat guna menjaga kenyamanan seluruh penumpang.

Aturan ini melengkapi kebijakan sebelumnya yang mengizinkan sepeda lipat dengan dimensi maksimal 100 x 40 x 30 cm, serta alat transportasi pribadi lain seperti sepatu roda dan skuter kecil, selama memenuhi batas dimensi dan dilengkapi pelindung.

Fasilitas Pendukung di Stasiun

Untuk mendukung pelaksanaan uji coba, LRT Jabodebek telah menyediakan berbagai fasilitas bagi pengguna sepeda. Fasilitas ini meliputi:

  • Gate khusus untuk sepeda.
  • Lift di setiap stasiun.
  • Area khusus sepeda lipat di dalam kereta.
  • Jalur khusus sepeda di tangga dari area plaza stasiun ke concourse dan dari concourse ke peron.
  • Parkir sepeda di seluruh stasiun, kecuali Stasiun Halim.

Mahendro mengundang masyarakat untuk mencoba fasilitas ini selama masa uji coba. “Kami akan memonitor dan mengevaluasi pelaksanaannya untuk menentukan langkah selanjutnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Peruri Sediakan 700 Tiket Bus Mudik Gratis Tujuan Semarang hingga Yogyakarta, Cek Cara Daftarnya!

Mendorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Selain meningkatkan kenyamanan pengguna, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Dengan memberikan ruang bagi sepeda non-lipat, LRT Jabodebek berupaya mendukung mobilitas yang lebih berkelanjutan di wilayah Jabodetabek.

Hasil evaluasi dari uji coba ini akan menjadi dasar untuk penerapan kebijakan secara menyeluruh di masa depan, baik pada akhir pekan maupun hari libur nasional.

Trending