Ekonomi
Siapkan Rp55 T, Purbaya Berencana Cairkan THR ASN di Awal Puasa
Menkeu Purbaya siapkan Rp55 triliun untuk THR 2026 bagi 9,4 juta ASN, TNI, Polri, dan pensiunan. Cair awal Ramadan untuk dorong ekonomi Q1.
MPN Indonesia 15 Februari 2026 - Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 kepada aparatur sipil negara (ASN), termasuk PNS, TNI, dan Polri.
THR tersebut akan dicairkan pada awal Ramadan 2026, sebagaimana disampaikan Purbaya dalam acara Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).
Purbaya memastikan dana THR sudah dialokasikan, meski belum merinci tanggal pasti pencairannya.
“Udah pasti nanti. Tapi saya nggak tahu tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan udah bisa kita salurkan,” ujarnya kepada awak media seusai acara.
Anggaran ini menunjukkan peningkatan dibandingkan alokasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp49,9 triliun.
Pembayaran THR 2026 direncanakan untuk sekitar 9,4 juta penerima, terdiri dari ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hakim, prajurit TNI-Polri, serta para pensiunan.
Percepatan THR Cair Bagian dari Strategi Fiskal
Purbaya menjelaskan bahwa percepatan pencairan THR merupakan bagian dari strategi fiskal pemerintah dalam menjaga momentum ekonomi nasional sejak awal tahun.
Menurutnya, belanja negara akan dimaksimalkan di kuartal pertama 2026 guna mendongkrak daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga.
“Jadi kita keluarkan semua belanjanya mungkin di bulan pertama untuk memastikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi masih akan berkelanjutan,” terang Purbaya.
Ia menegaskan bahwa strategi ini diarahkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan sebesar 6 persen, lebih tinggi dari asumsi APBN sebesar 5,4 persen.
Pemerintah juga menggabungkan pencairan THR dengan sejumlah program stimulus lainnya, seperti program Makan Bergizi Gratis, rehabilitasi bencana, serta tambahan paket stimulus ekonomi. Total belanja negara pada awal 2026 ditargetkan mencapai Rp809 triliun.
Purbaya juga menyatakan bahwa pencairan THR menjadi salah satu penentu penting dalam realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 2026.
“Q1 adalah kunci. Karena itu dengan adanya THR biasanya kita harus dorong lebih tinggi,” katanya.
Dengan mempercepat belanja negara, pemerintah berharap konsumsi domestik tetap kuat dan mendorong Indonesia memasuki fase ekspansi pertumbuhan jangka menengah.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
