Ekonomi
Sri Mulyani Naikkan Anggaran Guru dan Dosen jadi Rp274,7 Triliun
Sri Mulyani menaikkan anggaran pendidikan untuk guru, dosen, dan tenaga kependidikan dalam RAPBN 2026 menjadi Rp274,7 triliun dari rencana sebelumnya Rp178,7 triliun.
MPN Indonesia 22 Agustus 2025 - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengumumkan kenaikan anggaran pendidikan untuk guru, dosen, dan tenaga kependidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Anggaran tersebut naik signifikan dari rencana awal Rp178,7 triliun menjadi Rp274,7 triliun.
“Anggaran pendidikan yang langsung dinikmati oleh dosen, guru, dan tenaga pendidik adalah Rp274,7 triliun. Ini juga kenaikan dari tahun sebelumnya,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube TVR Parlemen, Jumat (22/8).
Kenaikan ini dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap komponen belanja pegawai yang sebelumnya belum sepenuhnya diperhitungkan.
Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Luky Alfirman, menambahkan bahwa penyesuaian mencakup seluruh gaji dan tunjangan guru, dosen, dan tenaga kependidikan di berbagai daerah.
Rincian Anggaran Guru dan Dosen
Total Rp274,7 triliun dialokasikan untuk komponen berikut:
- Tunjangan Profesi Guru (TPG) ASN daerah: Rp69 triliun untuk 1,6 juta guru
- TPG non-PNS: Rp19,2 triliun untuk 754.747 guru
- Tunjangan Profesi Dosen non-PNS: Rp3,2 triliun untuk 80.325 dosen
- Gaji pendidik, TPG PNS, dan TPD PNS: Rp120,3 triliun
Kenaikan ini berbeda jauh dari paparan awal Sri Mulyani pada 15 Agustus yang mencatat anggaran Rp178,7 triliun, serta pernyataan Presiden Prabowo dalam Nota Keuangan RAPBN 2026.
Total Anggaran Pendidikan 2026 Capai Rp757,8 Triliun
Secara keseluruhan, anggaran pendidikan dalam RAPBN 2026 mencapai Rp757,8 triliun atau 20 persen dari belanja negara. Alokasi ini meliputi:
- Transfer ke Daerah (TKD): Rp253,4 triliun
Untuk tunjangan guru negeri/swasta, BOS, BOP PAUD, BOP Kesetaraan, dan tambahan penghasilan guru.
- Kementerian/Lembaga (K/L): Rp243,9 triliun
Termasuk Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, dan program pendukung pendidikan lainnya.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Rp223,6 triliun
Menjangkau 71,9 juta siswa dan santri di seluruh Indonesia.
- Pembiayaan Pendidikan: Rp37 triliun
Untuk beasiswa LPDP, pendanaan riset, pengembangan PTNBH, dan revitalisasi sekolah.
Dukungan untuk Siswa dan Sekolah
Selain tenaga pendidik, RAPBN 2026 juga menyiapkan anggaran untuk siswa dan institusi pendidikan, di antaranya:
- Dukungan siswa/mahasiswa: Rp301,2 triliun (Bidikmisi, KIP Kuliah, PIP, LPDP, dan makan bergizi gratis).
- Alokasi untuk sekolah dan kampus: Rp150,1 triliun (BOS, BOP PAUD, BOPTN, renovasi sekolah/madrasah, dan pembangunan sekolah unggulan).
Kenaikan ini mencerminkan kebijakan pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui alokasi yang lebih besar untuk tenaga pendidik, siswa, dan fasilitas pendidikan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
