Ekonomi
Wamenkeu Anggito Abimanyu Gantikan Purbaya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS
DPR RI resmi menetapkan Anggito Abimanyu sebagai Ketua DK LPS periode 2025–2030. Ia terpilih lewat fit and proper test menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
MPN Indonesia 23 September 2025 - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menetapkan Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025–2030.
Keputusan ini diambil melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar pada Senin malam (22/9).
Penetapan dilakukan setelah posisi Ketua DK LPS kosong usai ditinggalkan Purbaya Yudhi Sadewa, yang dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September lalu.
Hasil Keputusan Komisi XI DPR
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa keputusan diambil melalui musyawarah mufakat.
“Komisi XI DPR RI telah memilih secara musyawarah dan mufakat untuk menetapkan anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai berikut, Anggito Abimanyu ditetapkan sebagai Ketua DK LPS,” ujar Misbakhun kepada awak media di Jakarta, Senin (22/9).
Ia menambahkan bahwa keputusan DPR akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme peraturan perundang-undangan.
Proses Pencalonan Anggito Abimanyu
Nama Anggito Abimanyu muncul setelah Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari pencalonan karena dipilih sebagai Menteri Keuangan.
Proses pencalonan berlangsung cepat, hanya tiga hari, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta panitia seleksi (Pansel) menambahkan calon pengganti Purbaya.
Anggito menjelaskan bahwa dirinya menjalani seluruh tahapan seleksi tambahan, mulai dari pengisian formulir, pemeriksaan kesehatan, hingga verifikasi dokumen bermeterai.
Setelah itu, Pansel yang diketuai Purbaya mengajukan namanya kepada Presiden.
Selanjutnya, Presiden menyampaikan keputusan tersebut kepada DPR sehingga Anggito dapat mengikuti uji kelayakan.
“Saya sudah mengikuti proses di panitia seleksi sebagai pengganti Pak Purbaya dan (prosesnya) berjalan dalam waktu tiga hari,” ujar Anggito usai fit and proper test, Senin (22/9).
Latar Belakang dan Program Kerja
Dalam pemaparan saat fit and proper test, Anggito menekankan pengalaman panjangnya di bidang ekonomi, termasuk keuangan syariah. Saat ini ia juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Anggito mengajukan enam program utama untuk memperkuat kinerja LPS, yaitu:
- Meningkatkan kompetensi manajemen aset
- Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia
- Meningkatkan cakupan media sosial
- Menurunkan beban sumber daya manusia per dana kelolaan
- Meningkatkan kegiatan sosial kemasyarakatan
- Digitalisasi proses bisnis
Selain itu, Anggito menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbaiki data integrasi, menjaga integritas kebijakan, serta melatih protokol krisis dalam menghadapi tantangan keuangan di masa depan.
“Lembaga ini harus terus meng-improve, memperbaiki kualitas SDM-nya, memperbaiki data integrasi, memperbaiki integritas dari kebijakan, harus melakukan latihan protokol krisis,” ucapnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
