Connect with us

Berita

Gara-gara Darurat Pangan, Gedung Bulog di Sibolga jadi Target Penjarahan

Gudang Bulog yang berada di Sarudik, Kota Sibolga, Sumatra Utara, dijarah massa menyusul situasi darurat pangan yang terjadi akibat bencana banjir dan longsor.

Logompn

Published

on

Gedung bulog di sibolga jadi target penjarahan
Gedung Bulog di Sibolga jadi Target Penjarahan | Gambar: Kolase TikTok/@jonerisihite

MPN Indonesia 1 Desember 2025 - Gudang Bulog yang berada di Sarudik, Kota Sibolga, Sumatra Utara, dijarah massa menyusul situasi darurat pangan yang terjadi akibat bencana banjir dan longsor.

Dalam video yang beredar di media sosial, puluhan warga terlihat masuk ke dalam Gudang Bulog Sarudik dengan merobohkan pagar gerbang dan merusak gembok gudang.

Mereka membawa berkarung-karung beras dan minyak goreng. Beberapa anak bahkan tampak ikut memikul karung beras dari dalam gudang.

Respons Bulog

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Andi Afdal, kemudian membenarkan aksi tersebut dan menyebut aksi warga merupakan imbas dari kondisi darurat pangan.

“Kami membenarkan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat dampak langsung dari bencana yang memutus akses logistik dan menempatkan masyarakat dalam kondisi darurat pangan,” katanya dalam keterangan, Minggu (30/11).

Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menambahkan bahwa masyarakat tak dapat mengakses pasokan pangan selama tiga hari hingga menimbulkan kondisi darurat pangan.

“Akibatnya, pasokan pangan tidak dapat diakses masyarakat selama kurang lebih tiga hari, memicu kondisi darurat kebutuhan pangan di wilayah Sibolga dan Tapteng,” katanya.

Untuk jumlah beras dan minyak goreng yang dijarah, pihak Bulog belum bisa menyebut karena masih dalam proses pendataan.

“Perhitungan jumlah beras dan minyak goreng yang diambil dari Gudang Sarudik masih dalam proses pendataan. Kami meminta dukungan semua pihak agar penanganan pasca kejadian ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat yang terdampak,” kata Budi.

Distribusi Logistik Lumpuh Imbas Banjir

Bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah menyebabkan kerusakan infrastruktur seperti jalan putus dan tanah longsor.

Baca Juga:  Viral! Karyawan Wanita Dipaksa Driver Ojol Angkat Cat dan Ikat ke Motor

Akibatnya, jalur distribusi logistik terputus sehingga masyarakat tak mendapat pasokan pangan yang cukup selama kurang lebih tiga hari.

Warga pun mulai melakukan penjarahan di sejumlah tempat untuk mendapat kebutuhan logistik.

Selain gudang pangan, dua SPBU di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah juga dikerumuni warga yang membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) untuk keperluan listrik, karena aliran listrik terputus sejak banjir melanda.

(AKM/NID/RAD)

Trending