Connect with us

Berita

Gelar Sayembara, BNN Beri 20 Juta kepada Masyarakat yang Bisa Berikan Informasi 10 DPO Narkoba

BNN tawarkan hadiah Rp20 juta bagi masyarakat yang beri informasi valid soal 10 buron narkoba. Identitas pelapor dijamin rahasia.

Logompn

Published

on

Gelar sayembara, bnn beri 20 juta kepada masyarakat yang bisa berikan informasi 10 dpo narkoba
Gelar Sayembara, BNN Beri 20 Juta kepada Masyarakat yang Bisa Berikan Informasi 10 DPO Narkoba. Gambar : Instagram/@infobnn_ri

MPN Indonesia 25 Juni 2025 - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengumumkan sayembara dengan imbalan Rp20 juta bagi masyarakat yang memberikan informasi valid mengenai 10 orang buron kasus narkotika.

Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi Instagram BNN pada Rabu (25/6).

“Identitas pelapor akan dirahasiakan!” tulis BNN dalam unggahan tersebut, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @infobnn_ri, pada Rabu (25/6).

Kanal Pelaporan Terbuka untuk Publik

Masyarakat diminta menghubungi call center 184 atau mengirim informasi melalui SMS dan WhatsApp ke 0812 2167 5675 jika mengetahui keberadaan para buron tersebut.

BNN menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mempercepat proses hukum dan memutus mata rantai peredaran narkotika.

“Dukungan masyarakat sangat penting dalam mempercepat proses penegakan hukum dan memutus mata rantai peredaran gelap narkotika,” lanjut BNN.

BNN juga merilis daftar 10 buronan lengkap dengan foto dan ciri fisik melalui laman resmi dan media sosialnya.

Namun, tidak dijelaskan secara rinci kasus spesifik yang menjerat masing-masing buronan.

Daftar 10 Buron Kasus Narkotika

Berikut identitas dan ciri-ciri 10 buronan kasus narkoba yang saat ini dicari BNN:

  • Edi alias Edi Kingkong

Tinggi 170 cm, badan berisi, kulit hitam.

  • Roby alias Oby

Tinggi 178 cm, badan gemuk, kulit putih, sering memakai topi putih, pernah tinggal di Juata Kopri, Kalimantan Utara.

  • Samuel Manurung

Tinggal di Desa Lumban Julu, Sumatra Utara.

  • Andi Haris alias Haris alias Haji Aras

Tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur.

  • Robertus Belarminus Notanubun alias Notanubun
Baca Juga:  Lampiaskan Emosi, Pelaku Penganiayaan di Jakarta Utara Benturkan Kepala Balita ke Tembok

Tinggi 185 cm, hidung mancung, wajah bulat, rambut keriting, kulit coklat, berkumis dan berjenggot. Tinggal di Desa Ohoijang Watdek, Kei Kecil, Maluku.

  • Dimun Simatupang alias Dimon

Tinggi 170 cm, badan agak gemuk dan tegap, usia 30-an, kulit putih, rambut lurus. Tinggal di Pematang Padu, Bengkalis, Riau.

  • Arman alias Bombom bin Sawedi

Tinggi 160 cm, berat 94 kg, badan gemuk, rambut lurus, tanda lahir di atas bibir kanan. Tinggal di Papalan, Mamuju, Sulawesi Barat.

  • Agung Nofendi alias Agung bin Amri

Tinggal di Pampangan, Lubuk Begalung, Sumatra Barat.

  • Veronica Pangril alias Vero alias Bonnie

Tinggi 160 cm, wajah bulat, hidung mancung, kulit kuning, badan gemuk. Tinggal di Mengwitan, Badung, Bali.

  • Nur Fahmi alias Pay

Badan kurus, tinggi 163 cm, kulit sawo matang, rambut lurus, berjenggot tipis. Tinggal di Kabil, Batam, Kepulauan Riau.

Ajakan untuk Peran Aktif Masyarakat

BNN berharap informasi dari masyarakat dapat mempercepat proses pencarian dan penangkapan para buronan, serta menjadi bagian dari upaya nasional memberantas narkotika.

Upaya ini juga merupakan bagian dari strategi BNN dalam memperkuat penegakan hukum terhadap jaringan narkotika yang masih aktif dan berusaha menghindari proses hukum.

(AKM/NID/RAD)

Trending