Berita
Indonesia Mulai Ekspor Beras ke Malaysia, Tahap Awal Kirim 1.000 Ton
Indonesia mulai mengekspor 1.000 ton beras premium ke Malaysia. Sarawak menjadi pasar awal dengan potensi kebutuhan mencapai 200.000 ton per tahun.
MPN Indonesia 15 Agustus 2026 - Indonesia mulai membuka pasar ekspor beras ke Malaysia melalui pengiriman perdana sebanyak 1.000 ton beras premium.
Kesepakatan tersebut menjadi langkah baru setelah pemerintah memastikan produksi dan stok beras nasional berada dalam kondisi mencukupi.
“Di mana kita sudah swasembada beras, stok kita 5,2 juta ton sampai dengan hari ini. Bahkan kita sudah sewa gudang, 2 juta ton kita surplus,” ungkap Amran kepada awak media pada Jumat (14/8).
Nota kesepahaman telah ditandatangani antara kedua pihak pada Jumat (14/8).
Produksi Beras Nasional Diperkirakan Lebih Tinggi Tahun Ini
Pemerintah Indonesia dan Malaysia resmi memperkuat kerja sama bilateral di bidang perdagangan pangan.
“Dulu kita pernah ekspor ke Palestina, ke Mesir. Nah, sekarang kita ekspor ke Malaysia,” ujar Amran.
Produksi beras nasional pada 2026 diperkirakan lebih tinggi dibandingkan 2025 berdasarkan estimasi Badan Pusat Statistik (BPS).
Amran mengatakan, kondisi tersebut menjadi dasar pemerintah membuka peluang ekspor beras tanpa mengganggu ketersediaan pangan nasional.
Tahap Awal Pengiriman
Pengiriman akan dilakukan secara bertahap melalui jalur darat menuju Sarawak, sedangkan sisanya melalui jalur laut.
“Kalau ekspor ini kalau bisa minggu ini diberangkatkan 1.000 ton secara bertahap karena kebutuhan Sarawak saja 200.000 ton,” ujar Amran.
Amran menambahkan, kebutuhan Malaysia secara keseluruhan berada pada kisaran 1,5 hingga 1,7 juta ton per tahun.
“Baru saja kami bicara dengan Menteri Pertanian Malaysia, Datuk Seri Mohamad Sabu. Beliau mengapresiasi dan beliau akan mempercepat dan memperbanyak ekspor dari Indonesia ke Malaysia,” kata Amran.
Dari sisi perdagangan, harga beras yang disepakati berada di kisaran 3,9 ringgit Malaysia atau sekitar Rp17.000 per kilogram.
Dengan potensi ekspor hingga 200.000 ton, nilai perdagangan diperkirakan mencapai sekitar Rp3,39 triliun.
General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim, mengatakan, pengiriman perdana menjadi langkah awal perkenalkan beras Indonesia ke pasar Sarawak.
Ia menjelaskan, pengiriman pertama akan memanfaatkan perbatasan Entikong di Kalimantan Barat sebagai jalur simbolis menuju Sarawak.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
