Connect with us

Internasional

Sekjen PBB Antonio Guterres bakal ke Indonesia, Polisi Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas

Sekjen PBB Antonio Guterres mengunjungi Indonesia pada 17–19 Oktober 2026. Sebanyak 16 ruas jalan di Jakarta dan Sentul berpotensi ditutup sementara.

Actress 1299250

Published

on

Sekjen PBB Antonio Guterres bakal ke Indonesia, Polisi Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas
Sekjen PBB Antonio Guterres bakal ke Indonesia, Polisi Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas. Gambar: The Star

MPN Indonesia 17 Oktober 2026 - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 17–19 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut bertujuan membahas penguatan kerja sama multilateral antara Indonesia dan PBB.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan sementara saat rombongan melintas.

Penutupan jalan akan dilakukan secara situasional di sejumlah ruas jalan di Jakarta dan kawasan Sentul.

Kepolisian mengimbau masyarakat menyesuaikan waktu perjalanan selama kunjungan berlangsung.

“Penutupan jalan dilakukan sementara hanya saat rangkaian kendaraan melintas dan akan langsung dibuka kembali setelah rangkaian lewat,” demikian imbauan polisi, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @tmcpoldametro pada Sabtu (17/10).

Daftar 16 Ruas Jalan yang Berpotensi Terdampak

TMC Polda Metro Jaya menyampaikan daftar ruas jalan yang berpotensi mengalami penutupan sementara selama kunjungan Sekjen PBB.

Berikut 16 ruas jalan yang masuk dalam daftar pengaturan lalu lintas:

  1. Jalan Bandara Soekarno-Hatta
  2. Jalan Gatot Subroto
  3. Jalan Jenderal Sudirman
  4. Jalan MH Thamrin
  5. Jalan Medan Merdeka Selatan
  6. Jalan Medan Merdeka Timur
  7. Jalan Perwira
  8. Jalan Taman Pejambon
  9. Jalan MH Thamrin Sentul
  10. Jalan Bukit Sentul
  11. Jalan Raya Cijayanti
  12. Jalan Babakan–Bojong Koneng
  13. Jalan Gunung Batu
  14. Jalan Prabowo–Cisadon
  15. Jalan Raya Sirkuit Sentul
  16. Jalan Anyar

Agenda Kunjungan Antonio Guterres

Wakil Juru Bicara Sekjen PBB Farhan Haq menyampaikan rencana kunjungan tersebut dalam konferensi pers pada Jumat (16/10).

“Dalam serangkaian agenda pertemuannya, beliau antara lain akan membahas penguatan kerja sama antara Indonesia dan PBB dalam sistem multilateral,” kata Farhan dalam konferensi pers, Jumat (16/10).

Baca Juga:  Menlu Sugiono Jelaskan Iuran Anggota Dewan Perdamaian untuk Rekonstruksi Gaza

Agenda tersebut mencakup penguatan kerja sama dalam sistem multilateral antara Indonesia dan PBB.

Pembahasan ini menjadi bagian dari kegiatan diplomasi dan hubungan internasional selama kunjungan Guterres.

Selain membahas kerja sama, Guterres dijadwalkan menyampaikan pidato mengenai masa depan multilateralisme di Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

“Selama di Jakarta, Sekretaris Jenderal juga akan menyampaikan pidato mengenai masa depan multilateralisme di Kementerian Luar Negeri,” ujar Farhan.

Sekjen PBB Akan Bertemu Personel Perdamaian Indonesia

Dalam kunjungan tersebut, Guterres juga dijadwalkan mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI.

Kunjungan itu mencakup pertemuan dengan personel Indonesia yang akan bertugas dalam misi pemeliharaan perdamaian di Republik Afrika Tengah.

“Beliau akan mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, di mana beliau akan bertemu dengan personel Indonesia yang akan segera dikerahkan dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, MINUSCA,” jelas Farhan.

Guterres juga dijadwalkan memberikan penghormatan atas komitmen jangka panjang Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Selain menemui personel TNI, Guterres dijadwalkan meletakkan karangan bunga di monumen peringatan penjaga perdamaian Indonesia.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menghormati 50 personel Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas pemeliharaan perdamaian di bawah bendera PBB.

(RAD/NID/RAD)

Trending