Connect with us

Berita

Jenazah Pramugari ATR 42-500 Berhasil Teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono

Jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang berhasil ditemukan pada Senin (19/1), teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono.

Logompn

Published

on

Jenazah pramugari atr 42 500 berhasil teridentifikasi sebagai florencia lolita wibisono
Proses evakuasi jenazah Florencia oleh Tim Sar | Gambar: Instagram/@kantorsar_makassar

Sulawesi Selatan, MPN Indonesia 21 Januari 2026 - Jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang telah berhasil ditemukan pada Senin (19/1), teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, seorang pramugari berusia 33 tahun.

Identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan melalui metode ilmiah menggunakan data sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis korban.

“Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004, teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono,” ujar Kabid Dokkes Polda Sulsel, dr. Muh Haris, dalam konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel, Rabu (21/1).

“Jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun, dengan alamat Apartemen Wak Tower A unit 216, Buleleng, Jakarta Timur,” tambah dia.

Kapusident Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mashudi, menambahkan bahwa sidik jari korban masih terbaca dengan jelas sehingga memudahkan proses identifikasi.

“Tim IDEN Polda melihat jenazah masuk dalam keadaan bagus, sehingga untuk papiler yang ada di sidik jari masih bisa terbaca,” ucap dia.

“Kami sudah langsung mengambil sidik jarinya, kemudian dengan alat yang kami miliki bisa langsung membaca identitas yang bersangkutan,” tambahnya.

Lakukan Pencocokan Tambahan

Selain pencocokan otomatis melalui peralatan elektronik, pembandingan manual juga dilakukan menggunakan sidik jari jempol tangan kiri korban.

“Untuk membuktikan secara sains, kami melakukan pembandingan, yaitu dengan mengambil sidik jari jempol tangan kiri dan kami melakukan pembandingan dengan data pembanding,” kata Mashudi.

“Kami bisa meyakini secara keilmuan bahwa bersangkutan adalah Florencia Lolita Wibisono,” lanjutnya.

Jenazah Masih Menggunakan Name Tag

Evakuasi jenazah dilakukan oleh Tim SAR gabungan pada Senin (19/1), sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Juga:  Geger! Ayah di Pinrang Tega Siksa Anak 1 Tahun selama 16 Jam gegara Kesal dengan Istri

Nama korban sebelumnya sempat terkonfirmasi melalui name tag yang masih melekat pada pakaian saat ditemukan.

“Begitu Abang dan teman-teman Basarnas dan yang lainnya datang, kita dekati, fix perempuan dan masih ada ini, name tag. Name tag perempuan,” ujar Saipul Malik, anggota Tim SAR, saat di posko Tompo Bulu, Senin (19/1).

Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar menggunakan ambulans milik TNI dan tiba pada Selasa (20/1) malam hari.

(AKM/NID/RAD)

Trending