Connect with us

Berita

Speed Boat Tenggelam di Selat Sipora, Seluruh Penumpang Selamat Usai Berenang 6 Jam

Speed boat tenggelam di Selat Sipora, Mentawai. Seluruh 18 penumpang selamat setelah berenang ke daratan semalaman di tengah cuaca ekstrem.

Logompn

Published

on

Kapal tenggelam di selat sipora, seluruh penumpang selamat usai berenang 6 jam
Ilustrasi Seseorang Tenggelam di Tengah Laut. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 16 Juli 2025 - Kecelakaan speed boat terjadi di perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, pada Senin (14/7).

Speed Boat tenggelam akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, namun seluruh 18 penumpang, termasuk dua operator, dipastikan selamat.

Sebagian besar korban ditemukan pada Selasa pagi (15/7), setelah sebelumnya dinyatakan hilang.

Mereka berhasil bertahan dengan berpegangan pada pecahan badan speed boat dan berenang hingga mencapai pantai.

“Mereka berenang semalaman di tengah laut dengan menggunakan kepingan boat yang sudah hancur berkeping-keping, dan berhasil mencapai pantai,” ujar Bupati Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa kepada wartawan di Posko Pencarian Pelabuhan Tuapeijat, Selasa (15/7).

Kronologi dan Proses Penyelamatan

Speed boat sepanjang 12 meter bermesin 40 PK itu berangkat dari Sikakap menuju Tuapejat dengan 18 penumpang, termasuk anggota DPRD, dua anaknya, ASN dari Dinas DPKP dan PUPR, serta kontraktor.

Insiden terjadi di tengah laut saat cuaca ekstrem melanda. Speed boat tenggelam sepenuhnya, memaksa semua penumpang menyelamatkan diri dengan berenang.

Tujuh orang, termasuk dua operator speed boat yang membawa kompas sebagai alat bantu arah, berhasil mencapai daratan pertama di Dusun Mapinang, Pulau Siberut sekitar pukul 17.30 WIB, setelah berenang selama enam jam.

“Setelah ada informasi korban terdampar yang kami terima tadi pagi, akhirnya tim saya minta mengonfirmasi kebenarannya di lokasi, dan sekarang semua korban sudah terkonfirmasi selamat,” ungkap Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi.

Sebelas korban lainnya ditemukan keesokan harinya di wilayah Desa Saumanganyak, Pulau Pagai Utara, dalam kondisi kelelahan dan luka lecet.

Baca Juga:  Banjir Bandang Kembali Terjang Agam Sumbar! Bawa Material Lumpur, Batu, dan Kayu

Satu korban ditemukan terpisah di Dusun Mangaukngauk, Desa Matobek.

Langkah Tim SAR dan Perawatan Korban

Tim SAR Mentawai mulai pencarian sejak Senin malam menggunakan RIB 02 dan Kapal Negara SAR Ramawijaya.

Setelah seluruh korban ditemukan, mereka mendapat perawatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) sebelum dievakuasi ke Tuapeijat menggunakan kapal Basarnas.

Data Penumpang dan Riwayat Kecelakaan

Berikut daftar kategori penumpang:

  • Anggota DPRD dan dua anaknya
  • ASN Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP)
  • ASN Dinas PUPR
  • Kontraktor
  • Dua operator speed boat

Kepala SAR Mentawai, Rudi, mencatat bahwa ini merupakan kecelakaan keempat speed boat di tahun 2025 di wilayah Mentawai.

Sebelumnya, tiga korban meninggal, semuanya merupakan nelayan.

Kecelakaan ini menjadi sorotan karena seluruh korban berhasil selamat meski harus bertahan berjam-jam di laut dengan kondisi ekstrem.

Lokasi Pendaratan Para Korban

Para korban ditemukan di tiga titik berbeda:

  • Dusun Mapinang, Pulau Siberut
  • Dusun Guluk-Guluk, Desa Saumanganyak, Pulau Pagai Utara
  • Dusun Mangaukngauk, Desa Matobek

Pihak SAR menyatakan proses pencarian tetap memperhatikan keselamatan tim dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan koordinasi bersama potensi SAR lainnya di Sumatra Barat.

(AKM/NID/RAD)

Trending