Berita
Banjir Padang Rendam Ribuan Rumah Warga, Ketinggian Capai Satu Meter Lebih
Banjir Padang merendam sedikitnya 15 titik dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Petugas mengevakuasi warga terdampak.
MPN Indonesia 4 Agustus 2026 - Banjir di Kota Padang, Sumatra Barat, merendam ribuan rumah warga di sedikitnya 15 titik setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (3/8) pagi hingga malam.
Sejumlah kecamatan seperti Koto Tangah, Kuranji, Bungus Teluk Kabung, Nanggalo, dan Pauh dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter hingga sekitar 1,5 meter.
Dampak bencana alam ini menyebabkan akses lalu lintas terganggu, termasuk jalur bypass di Air Pacah yang putus total, serta merendam fasilitas umum seperti rumah sakit dan permukiman warga.
Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir di berbagai lokasi di Padang.
“Tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, pemerintah kota, dan relawan masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi serta pendataan terhadap warga terdampak. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah kawasan permukiman terendam,” kata Sekretaris BPBD Provinsi Sumatra Barat, Ilham Wahab pada Selasa (4/8).
Hingga saat ini, pendataan jumlah warga dan rumah terdampak masih dilakukan karena genangan belum sepenuhnya surut.
Sejumlah warga yang terjebak di rumah dievakuasi menggunakan perahu karet oleh petugas.
Roni, salah satu warga Padang, menyampaikan kondisi banjir di wilayahnya cukup parah.
“Saya baru saja dari dalam kawasan perumahan, airnya setinggi dada, dan keluarga sudah dievakuasi. Kami memilih tidak kembali dulu meski air mulai surut malam ini,” katanya, dikutip MPN Indonesia dari Bisnis.com pada Selasa (4/8).
Ia menambahkan bahwa wilayah tempat tinggalnya di Air Pacah merupakan kawasan rawan banjir saat curah hujan tinggi.
Wilayah Terdampak Banjir di Kota Padang
Banjir di Kota Padang, Sumatra Barat tersebar di berbagai titik dengan tingkat genangan yang bervariasi.
Wilayah terdampak antara lain Kecamatan Kuranji, Gunung Pangilun, Lubuk Begalung, Koto Tangah, Bungus Teluk Kabung, hingga Nanggalo.
Di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir merendam sejumlah lokasi seperti Jalan TMMD di Kelurahan Bungus Selatan (RT 001/RW 001), Perumahan Abraka dan kawasan Pasar Pagi di Bungus Barat, serta beberapa titik di Teluk Kabung Utara, Teluk Kabung Tengah, dan Bungus Timur.
Selain itu, di Kecamatan Kuranji, genangan parah terjadi di kawasan Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, Korong Gadang, serta sejumlah area lain di Kelurahan Kuranji.
Sementara di Kecamatan Nanggalo, banjir merendam wilayah Tabing Banda Gadang, Lapai, dan Gurun Laweh.
Beberapa titik lain yang terdampak dan masih dalam proses evakuasi antara lain Lubuk Minturun, Sungai Lareh, RT 01 RW 01 Pasa Lalang, RT 02 RW 06 Lapau Munggu, serta Gunuang Sariak.
Sejumlah lokasi lain juga dilaporkan terendam namun masih dalam tahap asesmen, seperti Perumahan Abi Lumin, Lubuk Timpuruang Guo, Komplek Wahana II Kuranji, belakang RSI Siti Rahmah Aia Pacah, belakang RSUD dr. Rasidin Aia Pacah, SDIT Alam Ar Royyan Bypass Pegambiran, SMP Negeri 27 Sungai Sapih, RT 01 RW 07 Pasa Lalang Kuranji, Lapau Banjuang Pasar Pagi Balai Baru Kuranji, hingga Jalan Usang Sungai Sapiah dan Simpang Perumahan Taman Asri III.
BPBD dan Pemerintah Daerah Siagakan Personel
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa seluruh personel disiagakan untuk merespons kondisi darurat akibat bencana alam ini.
“Sejumlah titik di Padang mulai tergenang dan laporan warga sudah masuk. Tim BPBD bersama TRC dan Kelompok Siaga Bencana langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan penanganan serta evakuasi secara cepat,” sebutnya.
Ia menegaskan bahwa personel dan peralatan penanggulangan bencana disiagakan selama 24 jam.
Di tingkat kecamatan, pemerintah setempat juga bergerak.
“Kami dari pihak kecamatan bersama stakeholder terkait dan Kelompok Siaga Bencana Bungus Teluk Kabung terus berupaya mendampingi serta membantu warga di lokasi terdampak,” kata Camat Bungus Teluk Kabung, Afridon.
Sementara Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengimbau warga untuk menjauhi bantaran sungai.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berada di pinggir sungai karena kondisi cuaca masih berpotensi menyebabkan debit air meningkat. Saat ini proses evakuasi warga terdampak masih dilakukan bersama BPBD,” tuturnya.
BPBD Imbau Warga Waspadai Potensi Banjir Susulan
Hingga Senin (3/8) malam, hujan masih turun dengan intensitas lebih rendah, namun potensi banjir susulan tetap diwaspadai.
BPBD mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir di Padang dan Sumatra Barat untuk tetap waspada, memantau informasi resmi, serta segera melakukan evakuasi jika kondisi air meningkat. Ilham Wahab menegaskan,
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena hujan masih berpotensi terjadi. Apabila kondisi air terus meningkat, segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman dan ikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
