Berita
4 SPBU Curang di Yogyakarta Ditutup, Pemiliknya Ternyata Sama
SPBU di Yogyakarta terbukti manipulasi takaran bahan bakar. Pertamina ambil tindakan tegas dengan menutup 4 SPBU bermasalah.
MPN Indonesia 21 November 2024 - Pertamina Patra Niaga menutup empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) setelah ditemukan praktik kecurangan yang merugikan konsumen.
Keempat SPBU tersebut memiliki kode 44, menandakan kepemilikan swasta, dan diketahui dimiliki oleh satu orang yang sama.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pembinaan yang dilaksanakan oleh Pertamina Patra Niaga bersama Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, menyatakan bahwa inspeksi melibatkan Pertamina dan pihak Metrologi.
Lokasi dan Alasan Penutupan
SPBU yang ditutup adalah SPBU 44.555.08 di Jalan Kaliurang Km 9; SPBU 44.552.10 di Janti; SPBU 44.552.15 di Tugu Pal Putih; dan SPBU 44.552.09 di Kentungan.
Penutupan dilakukan setelah ditemukan kecurangan berupa manipulasi takaran bahan bakar.
Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DIY, Aryanto Sukoco, mengungkapkan bahwa pelanggaran ini melibatkan pemasangan alat tambahan untuk mengurangi takaran bahan bakar yang diterima konsumen.
“Mereka menyalahgunakan dengan melakukan penambahan alat sehingga mengurangi takaran literan,” ujarnya pada Rabu (20/11).
Lokasi SPBU yang bermasalah tersebar di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.
Kode SPBU dan Kepemilikan
Brasto menjelaskan bahwa kode SPBU memberikan informasi terkait pengelolaan. Angka awal menunjukkan region, sedangkan angka selanjutnya menunjukkan kepemilikan.
“Kalau di Jateng dan DIY dimiliki dan dikelola Pertamina Retail, kodenya 41. Kalau dimiliki dan dikelola pengusaha swasta, kodenya 44,” jelasnya.
Keempat SPBU yang ditutup memiliki kode 44, yang berarti dikelola oleh pengusaha swasta.
Selama masa penutupan, masyarakat dapat membeli bahan bakar di SPBU terdekat yang tidak terpengaruh.
Langkah Antisipasi
Hiswana Migas bersama Pertamina dan Metrologi telah melakukan inspeksi untuk memastikan tidak ada SPBU lain yang menggunakan alat serupa.
“Semua SPBU sudah kami cek, alhamdulillah yang lain tidak ada yang memakai alat itu,” kata Aryanto.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
