Connect with us

Berita

Dituding Maling, Pria di Ciputat Tewas Ditusuk dan Ditimpuk Batu oleh Warga

MK, seorang pria di Ciputat, meninggal akibat luka tusukan setelah dituduh maling dan dianiaya massa. Polisi masih mencari pelaku utama.

Actress 1299250

Published

on

Dituding Maling, Pria di Ciputat Tewas Ditusuk dan Ditimpuk Batu oleh Warga (2)
Dituding Maling, Pria di Ciputat Tewas Ditusuk dan Ditimpuk Batu oleh Warga. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 24 Januari 2025 - Seorang pria berinisial MK tewas usai diduga menjadi korban penganiayaan di wilayah Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Kamis (23/1).

Kejadian ini bermula dari cekcok antara korban dan seorang pelaku yang kemudian memicu aksi main hakim sendiri oleh warga.

Kronologi Kejadian

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary menjelaskan bahwa insiden ini bermula saat korban dan pelaku bertemu di sebuah lokasi di Kelurahan Jombang.

Terjadi perselisihan yang berujung pada tindakan kekerasan.

Pelaku melempar korban dengan batu kali, kemudian menusuknya menggunakan pisau belati hingga menyebabkan luka serius di punggung.

“Korban mengalami empat luka sobek di bagian punggung atas sebelah kiri,” ujar Kombes Ade Ary dalam keterangannya pada Jumat (24/1).

Saksi mata, Lidya, menuturkan bahwa sebelum terjadi penusukan, korban sempat diteriaki maling oleh seseorang di lokasi kejadian.

Hal ini memicu warga sekitar untuk mengejar korban yang mencoba melarikan diri.

“Akhirnya, di situ kita pada ngeliatin kan, ditonjokin, diseret, terus ditusuk,” ujar Lidya.

Penanganan Medis dan Kondisi Korban

Setelah mengalami penganiayaan, MK yang berlumuran darah dibawa oleh warga yang merasa iba ke Rumah Sakit IMC Bintaro.

Menurut pihak rumah sakit, korban sempat menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya.

Namun, nyawanya tidak terselamatkan, dan MK dinyatakan meninggal dunia beberapa jam kemudian, sekitar malam hari setelah salat Isya.

“Malemnya, kayaknya abis Isya, dia dikabarin meninggal,” tambah Lidya.

Berdasarkan keterangan Lidya, tidak ada warga di lokasi yang dapat memastikan apakah MK benar-benar seorang pencuri.

Baca Juga:  Peran Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Stafsusnya di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Bahkan, korban sempat menyangkal tuduhan tersebut sebelum akhirnya menerima tindakan kekerasan dari massa.

“Enggak, saya nggak tau apa-apa, langsung digebukin sama ditusuk,” ucap Lidya menirukan kata-kata korban.

Meski demikian, situasi yang tidak terkendali membuat korban mengalami penganiayaan fisik hingga berujung pada kematian.

Langkah Penyelidikan oleh Kepolisian

Setelah pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian, aparat dari Polsek Metro Ciputat Timur langsung menangani kasus kriminal ini.

Polisi telah membawa jenazah korban untuk divisum guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini, pelaku utama dalam kasus ini masih dalam tahap pencarian.

“Pelaku dalam lidik (penyelidikan), kasus ditangani Polsek Metro Ciputat Timur,” ungkap Kombes Ade Ary.

Kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian untuk mengungkap kronologi yang lebih jelas.

Hingga kini, motif pasti pelaku maupun keterlibatan warga dalam aksi kekerasan ini masih dalam penyelidikan.

Trending