Kriminal
Gara-gara Rebutan Lapak, Penjual Kerupuk di Serpong Kena Tikam Pisau
Seorang penjual kerupuk menjadi korban penikaman setelah terlibat perselisihan dengan pedagang lain di kawasan Serpong Utara.
Banten, MPN Indonesia 24 September 2025 - Seorang penjual kerupuk berinisial RJ (18) menjadi korban penikaman setelah terlibat perselisihan dengan pedagang lain di kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Kasus kriminal ini terjadi pada Sabtu (20/9) di depan sebuah ruko di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara.
Kronologi Kejadian
Perselisihan diduga berawal dari cekcok berebut lapak berjualan yang berujung pada aksi penganiayaan.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Joko Aprianto, kejadian bermula saat korban datang bersama seorang rekannya ke lokasi untuk berjualan. Kehadiran korban tidak diterima oleh pelaku yang mengklaim wilayah tersebut sebagai lapaknya.
“Korban sempat bertanya kepada pelaku alasan dirinya tidak diperbolehkan berjualan. Pelaku kemudian menyatakan bahwa tempat tersebut adalah wilayahnya berjualan sehingga melarang korban berjualan di sana,” katanya kepada wartawan, Selasa (23/9).
Ucapan tersebut memicu pertengkaran hingga terjadi perkelahian fisik. Pertikaian sempat dilerai oleh seorang saksi di lokasi.
Namun, setelah suasana mereda, pelaku berdiri dan mengeluarkan sebilah pisau lipat dari saku celananya. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menikam korban.
“Pelaku menusukkan pisau ke bagian punggung kiri korban sebanyak tiga kali,” tutur Joko.
Pelaku Kabur Usai Melancarkan Aksinya
Serangan itu membuat korban tersungkur dan mengalami luka serius. Warga bersama saksi segera memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi setelah melakukan penusukan.
Polsek Serpong yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi mata.
Namun, hingga kini pelaku belum tertangkap dan kepolisian masih melakukan pencarian.
“Hingga kini pelaku masih dalam pengejaran. Kami sudah mengidentifikasi ciri-cirinya dan langkah-langkah kepolisian sedang berjalan. Harapan kami, pelaku segera bisa diamankan agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat,” kata Joko.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
