Connect with us

Kriminal

Niat Melapor, Wanita Korban Pelecehan Seksual di NTT Malah Dilecehkan Oknum Polisi

Anggota Polsek di Sumba Barat Daya diduga lecehkan korban pemerkosaan saat pelaporan. Pelaku ditahan, polisi janji tangani kasus secara profesional.

Logompn

Published

on

Niat melapor, wanita korban pelecehan seksual di ntt malah dilecehkan oknum polisi
Ilustrasi Pelecehan Seksual. Gambar : Ilustrasi Canva

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 10 Juni 2025 - Seorang perempuan berinisial MML (25), korban pemerkosaan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami pelecehan seksual saat hendak melaporkan kasusnya ke kantor polisi.

Pelaku diduga adalah Aipda PS, anggota Polsek Wewewa Selatan, yang kini telah ditahan oleh Seksi Propam Polres Sumba Barat Daya.

Kronologi Pelecehan di Kantor Polisi

Pelecehan terjadi pada Minggu (1/6), sehari setelah MML melaporkan kasus pemerkosaan yang dialaminya.

Tanpa sepengetahuan Kapolsek, Aipda PS menjemput korban dan membawanya ke Polsek dengan dalih pemeriksaan.

Sesampainya di kantor polisi, Aipda PS meminta korban membuka celananya, lalu memasukkan jarinya ke alat vital korban.

“Dan saat itu memang Polsek dalam keadaan sepi dan korban hanya ditemani oleh ibunya, tapi dia (Aipda PS) memasukkan dalam salah satu ruangan sehingga hanya korban dan Aipda PS saja dalam ruangan tersebut,” ujar Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu, dalam konferensi pers di Aula Tantya Sudhirajati, pada Sabtu (7/6). 

Proses Penanganan dan Penahanan Pelaku

AKBP Harianto Rantesalu mengonfirmasi bahwa Aipda PS telah diperiksa oleh Seksi Propam dan mengakui perbuatannya dalam Berita Acara Interogasi (BAI).

“Kami atas nama institusi Polri khususnya Polres Sumba Barat Daya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kejadian ini. Kami sangat menyesalkan perbuatan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kami dan berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelas AKBP Harianto Rantesalu.

Baca Juga:  Kejari Jakpus Usut Kasus Korupsi PDNS Komdigi Rp958 Miliar

Sebagai tindak lanjut, Aipda PS kini menjalani penahanan khusus selama 30 hari sambil menunggu proses sidang Kode Etik Profesi Polri.

Kasus Viral Usai Diungkap di Media Sosial

Kasus ini mencuat ke publik setelah akun Facebook Times Nusa Tenggara Timur mengunggah informasi soal dugaan pelecehan seksual terhadap MML pada Kamis (5/6).

Sebelumnya, pada 2 Maret 2025 sekitar pukul 21.00 WITA, korban mengalami kejadian pertama di Polsek Wewewa Selatan

Pelecehan oleh Aipda PS terjadi saat MML hendak melaporkan kejadian tersebut keesokan harinya.

Usai kejadian, Aipda PS sempat meminta korban agar tidak menceritakan apa yang dialaminya.

Namun, MML memberanikan diri membagikan pengalamannya melalui media sosial, yang kemudian menarik perhatian publik dan mendorong pihak kepolisian mengambil tindakan.

Komitmen Polres Tangani Kasus Secara Profesional

Kapolres menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti kasus secara transparan dan objektif.

“Polri akan tetap profesional, objektif, dan transparan dalam menangani kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” ungkap AKBP Harianto Rantesalu.

Pihak Polres juga berupaya memulihkan kepercayaan masyarakat yang sempat terguncang.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga10 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita30 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita37 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending