Connect with us

Berita

Orang Tua Korban Penganiayaan di Daycare Depok Sebut Anaknya Dipukul dan Ditendang Perutnya

Sejumlah orang tua di Depok mengaku anak-anak mereka menjadi korban penganiayaan di daycare Depok.

Actress 1299250

Published

on

Orang Tua Korban Penganiayaan di Daycare Depok Sebut Anaknya Dipukul dan Ditendang Perutnya
Korban penganiayaan di daycare Depok. Gambar : instagram/@polresmetrodepok

Jawa Barat, MPN Indonesia 31 Juli 2024 - Sejumlah orang tua di Depok mengaku bahwa anak-anak mereka telah menjadi korban penganiayaan di sebuah daycare di kota tersebut.

Kasus ini pertama kali diketahui publik pada 30 Juli 2024 dan memicu kekhawatiran serta kemarahan di kalangan masyarakat.

Dugaan penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh salah satu pengasuh di daycare yang sudah beroperasi selama beberapa tahun di Depok, Jawa Barat.

Laporan Orang Tua Mengarah pada Dugaan Kekerasan

Menurut keterangan yang diterima oleh pihak kepolisian, beberapa orang tua mulai mencurigai adanya tindak kekerasan setelah anak-anak mereka menunjukkan luka fisik yang mencurigakan.

Orang tua melaporkan kejadian ini kepada polisi. Beberapa anak mengalami luka di berbagai bagian tubuh, seperti perut dan tangan, yang menambah keyakinan orang tua bahwa ada sesuatu yang salah di daycare tersebut.

AKBP Wahyu Hadiningrat, Kapolres Depok, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan ini dan segera memulai proses penyelidikan untuk mengungkap kebenaran kasus ini.

“Kami menerima laporan dari beberapa orang tua yang menduga anak mereka mengalami kekerasan fisik di daycare. Kami sudah memulai penyelidikan untuk mengungkap kebenarannya,” ujarnya.

Pengalaman Orang Tua Menjadi Bukti Awal

Salah satu orang tua yang anaknya diduga menjadi korban, Ibu Anita, mengungkapkan bahwa anaknya sering kali mengeluh sakit setiap kali akan diantar ke daycare.

Menurutnya, sang anak mengalami ketakutan yang tak biasa, di samping mengeluh sakit di beberapa bagian tubuhnya.

“Anak saya sering mengeluh sakit di perut dan tangan. Awalnya saya pikir dia hanya tidak ingin ke daycare, tapi setelah melihat beberapa luka lebam, saya sadar ada yang tidak beres,” ujar Ibu Anita, menggambarkan kekhawatirannya.

Baca Juga:  Tak Puas dengan Istri, Ayah Kandung Perkosa Anak Usia 8 Tahun di Sekolahnya

Pengakuan ini menambah kekhawatiran bahwa kekerasan fisik mungkin terjadi di daycare tersebut.

Para orang tua yang melaporkan kejadian ini berharap kepolisian dapat bertindak cepat untuk melindungi anak-anak mereka dan memastikan kebenaran dari tuduhan ini.

Reputasi Daycare Depok

Daycare yang terletak di Depok, Jawa Barat, ini telah beroperasi selama beberapa tahun dan memiliki reputasi yang cukup baik di kalangan masyarakat setempat.

Namun, dengan adanya laporan penganiayaan terhadap anak-anak, reputasi daycare tersebut mulai dipertanyakan.

Sementara itu, pihak pengelola daycare membantah semua tuduhan yang dilontarkan kepada mereka.

Salah satu perwakilan pengelola menyatakan bahwa mereka sangat terkejut dengan tuduhan ini dan berkomitmen untuk bekerja sama sepenuhnya dengan polisi guna menyelesaikan masalah ini.

“Kami sangat terkejut dengan tuduhan ini. Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwajib untuk memastikan kebenaran,” ujar salah satu pengelola daycare.

Polisi Depok Lakukan Penyelidikan Lebih Lanjut

Polisi Depok kini terus mendalami kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di daycare tersebut.

Proses penyelidikan sudah dimulai, dengan mengumpulkan bukti-bukti dari laporan orang tua, melakukan pemeriksaan fisik terhadap korban, serta memeriksa pihak yang terlibat dalam pengasuhan anak di daycare.

Pihak kepolisian berharap, melalui penyelidikan menyeluruh, kebenaran akan terungkap dan mereka yang bertanggung jawab akan mendapatkan sanksi yang setimpal jika memang terbukti melakukan kekerasan.

Sementara itu, masyarakat Depok menunggu hasil penyelidikan untuk memastikan kejelasan kasus ini dan menghindari kejadian serupa.

Trending