Connect with us

Berita

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA Bayi yang Tewas di RSIJ Jakarta Tidak Tertukar

Hasil tes DNA memastikan bayi meninggal di RSIJ Cempaka Putih adalah anak biologis pasangan MR dan FS. Polisi tegaskan tidak ada kasus bayi tertukar.

Logompn

Published

on

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA Bayi yang Tewas di RSIJ Jakarta Tidak Tertukar
Polisi Ungkap Hasil Tes DNA Bayi yang Tewas di RSIJ Jakarta Tidak Tertukar. Gambar: TVOne/Adinda Ratna Safira

MPN Indonesia 25 Desember 2024 - Polisi akhirnya mengungkap hasil tes DNA terkait dugaan kasus bayi tertukar yang melibatkan bayi laki-laki yang meninggal dunia di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih.

Berdasarkan pemeriksaan forensik, bayi tersebut dipastikan merupakan anak biologis dari pasangan Muhammad Rauf (MR) dan Feni Selviyanti (FS).

Hasil Tes DNA Konfirmasi Identitas Biologis

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP M. Firdaus, dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat pada Selasa (24/12), menyatakan bahwa hasil tes DNA tidak menunjukkan adanya indikasi bayi tertukar.

Pemeriksaan dilakukan oleh Laboratorium DNA Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri dengan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Berdasarkan hasil analisis seluruh profil DNA telah dapat dibuktikan secara ilmiah bahwa secara genetik Mister X adalah anak biologis Muhammad Rauf dan Feni Selviyanti,” ujar Firdaus.

Hasil pemeriksaan tersebut diterima pada Jumat (20/12).

Firdaus menegaskan bahwa proses pengujian DNA dilakukan secara transparan dan dengan prinsip keilmuan.

“Demikian hasil pemeriksaan DNA ini telah kami uraikan dengan sejujur-jujurnya dan menggunakan keilmuan yang sebaik-baiknya,” tambahnya.

Dukungan dari Pihak Rumah Sakit

Direktur Utama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Jack Pradono Handojo, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tes DNA yang memastikan tidak terjadi kesalahan atau kelalaian terkait kasus ini.

“Alhamdulillah, bahwa secara ilmiah dugaan bayi tertukar itu tidak terjadi,” ujar Jack.

Latar Belakang Dugaan Bayi Tertukar

Kasus ini bermula ketika Feni Selviyanti melahirkan bayi laki-laki melalui operasi caesar di RSIJ Cempaka Putih pada 16 September 2024.

Baca Juga:  Keluarga Bayi Minta RSIJ Berikan Rekam Medis Imbas Tak Puas dengan Hasil Tes DNA

Namun, bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit sehari setelah kelahirannya, tepatnya pada 17 September 2024.

Keluarga mulai meragukan identitas bayi yang diterima dalam kondisi meninggal dunia.

Salah satu kejanggalan yang diungkap adalah adanya perbedaan fisik antara bayi yang berada di rumah sakit dan bayi yang dimakamkan.

Kecurigaan ini mendorong pasangan MR dan FS untuk meminta kepastian melalui tes DNA.

Proses pengambilan sampel dilakukan melalui ekshumasi jenazah bayi di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (17/12).

Tim forensik membongkar makam untuk mengambil sampel DNA bayi, yang kemudian dibandingkan dengan DNA kedua orang tua.

Trending