Berita
Kasus Dugaan Bayi yang Tertukar di RSIJ Cempaka Putih, Polisi Selidiki CCTV hingga Berkas Rumah Sakit
Polisi selidiki kasus bayi tertukar di RSIJ Cempaka Putih. CCTV & dokumen diperiksa, ekshumasi dilakukan untuk tes DNA.
MPN Indonesia 18 Desember 2024 - Pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus bayi tertukar yang diduga terjadi di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih.
Kasus ini melibatkan bayi yang dilahirkan dalam kondisi meninggal.
Penyelidikan mencakup pemeriksaan CCTV serta dokumen administratif rumah sakit.
Penyelidikan CCTV dan Keterangan Pihak Terkait
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa polisi telah mengamankan rekaman CCTV dari RSIJ Cempaka Putih untuk menyelidiki peristiwa tersebut.
Selain itu, pihak rumah sakit, termasuk bidan dan perawat yang bertugas, telah dimintai keterangan awal.
“Dari pihak rumah sakit ada dari bidan dan perawatnya, sementara baru bersifat keterangan, ya baru bersifat keterangan,” ujar Susatyo di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara (17/12).
Rekaman CCTV yang diperiksa mencakup periode sejak proses persalinan hingga momen pascakelahiran bayi.
Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan terjadinya kelalaian atau kesalahan prosedur di rumah sakit.
Pemeriksaan Dokumen Administratif
Selain CCTV, polisi juga meminta sejumlah dokumen administratif dari pihak rumah sakit dan keluarga bayi.
Berkas-berkas tersebut diharapkan dapat membantu memastikan identitas bayi yang meninggal, termasuk bukti-bukti administratif yang relevan.
“Dilakukan adalah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan rumah sakit, apakah ada bukti-bukti yang bersifat administratif untuk meyakinkan bahwa yang meninggal tersebut adalah putranya,” kata Susatyo.
Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini untuk mengungkap adanya faktor kelalaian atau ketidaksesuaian prosedur rumah sakit.
Proses Ekshumasi untuk Tes DNA
Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi telah melakukan ekshumasi atau penggalian jenazah bayi di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara.
Proses ini dilakukan untuk mengambil sampel DNA dari jenazah bayi guna memastikan apakah bayi tersebut merupakan anak kandung pasangan MR dan FS.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa langkah ini penting untuk mendapatkan data akurat terkait hubungan biologis bayi dengan orang tuanya.
“(Ekshumasi) untuk mengambil sampel DNA dari bayi. Ini tahapan yang dilakukan oleh penyelidik dan komitmen dari Polres Jakarta Pusat akan melakukan pendalaman dan mengusut peristiwa ini hingga tuntas,” ungkap Ade Ary.
Polisi Fokus Melakukan Penyelidikan
Penyelidikan ini menitikberatkan pada potensi kelalaian atau pelanggaran prosedur di RSIJ Cempaka Putih.
Pihak kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari semua pihak yang terkait, baik dari keluarga bayi maupun rumah sakit.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.
Polisi menegaskan komitmen mereka untuk mengungkap fakta demi menyelesaikan kasus yang menyangkut aspek kesehatan masyarakat dan hukum kriminal ini.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
