Connect with us

Kriminal

Sering Dibully, Siswa SMP di Lampung Tikam Teman Pakai Gunting hingga Tewas

Seorang siswa SMP berinisial JS (13) tewas usai ditikam oleh teman satu sekolahnya, berinisial SR (13) dengan menggunakan gunting.

Logompn

Published

on

Sering dibully, siswa smp di lampung bunuh teman pakai gunting hingga tewas
Sering Dibully, Siswa SMP di Lampung Bunuh Teman Pakai Gunting hingga Tewas | Gambar: Instagram/@pembasmi.kehaluan.reall

Lampung, MPN Indonesia 1 Oktober 2025 - Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial JS (13) tewas usai mengalami penikaman oleh teman satu sekolahnya, berinisial SR (13).

Peristiwa ini terjadi pada Senin (29/9) sekitar pukul 10.20 WIB di ruang kelas SMPN 12 Krui Tanjung Jati, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, insiden bermula saat JS mendatangi ruang kelas pelaku dalam kondisi emosi.

JS dilaporkan menendang meja belajar pelaku dan mengajaknya berkelahi.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Fabian Yafi Adinata korban sempat memukul kepala pelaku menggunakan tangan.

Tindakan tersebut memicu reaksi dari SR yang kemudian mengambil gunting dari dalam laci mejanya dan menyerang JS secara berulang kali.

Akibat serangan tersebut, JS mengalami luka di beberapa bagian tubuh, meliputi pelipis, kepala bagian belakang, mata kanan, dan punggung.

“Kemudian JS jatuh setelah diserang oleh SR. Ia mengalami sejumlah luka di pelipis, kepala bagian belakang, kemudian pihak sekolah berupaya membawa korban ke rumah sakit namun tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan,” jelas Iptu Fabian kepada wartawan, Senin (29/9).

Setelah kejadian, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi dan mengamankan SR. Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Pesisir Barat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk pelaku sudah kami amankan di mapolres,” kata Iptu Fabian.

Pelaku Diduga Sering Dibully Korban

Sementara itu, Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengungkapkan bahwa pelaku SR diduga telah mengalami perundungan dari korban dalam beberapa waktu terakhir.

SR disebut kerap mengalami kekerasan fisik dan ajakan berkelahi oleh korban.

Baca Juga:  Siswa SMAN 72 Jakarta Ditetapkan Jadi ABH Usai Ledakan, Polisi Temukan 7 Bom Rakitan

“Pelaku ini sering di-bully oleh korban, jadi beberapa hari terakhir dia ini kerap diganggu oleh korban, diajak berkelahi dan sebagainya,” ujar Kombes Yuni (30/9).

Ia juga menjelaskan bahwa SR selama ini tidak merespons aksi tersebut sebelum akhirnya berujung pada insiden yang terjadi pada Senin (29/9).

“Jadi dia (pelaku) ini pernah ditendang, dipukul di area kepala dan selalu diajak berkelahi, tapi pelaku ini selalu diam hingga akhirnya peristiwa kemarin terjadi di mana emosi pelaku ini sudah tidak tertahan karena perundungan yang dilakukan oleh korban,” jelasnya.

Namun, terkait dugaan tersebut pihak kepolisian menyatakan masih mendalami kasus dengan menggali lebih banyak keterangan dari saksi-saksi, termasuk teman sekelas dan tenaga pengajar di sekolah.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal9 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga29 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional39 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending