Connect with us

Kriminal

Viral! Debt Collector di Tangerang Tusuk Advokat usai Terlibat Cekcok

Cekcok soal penarikan mobil berujung penusukan advokat di Kelapa Dua, Tangerang. Simak kronologinya di sini!

Logompn

Published

on

Viral! Debt Collector di Tangerang Tusuk Advokat usai Terlibat Cekcok
Viral! Debt Collector di Tangerang Tusuk Advokat usai Terlibat Cekcok. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 24 Februari 2026 - Seorang advokat bernama Bastian Sori mengalami luka tusuk di bagian perut usai terlibat cekcok dengan tiga orang debt collector di kawasan Perumahan Palem Semi, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Senin (23/2).

Kejadian tersebut terjadi ketika para pelaku berupaya menarik paksa mobil milik korban di halaman rumahnya.

Penusukan terjadi setelah korban menolak penarikan kendaraan yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan hukum.

Ketiganya mengaku berasal dari perusahaan pembiayaan Mandiri Utama Finance dan memaksa masuk ke pekarangan rumah korban.

Video kejadian ini viral di media sosial melalui akun Instagram @manangsoebeti_official dan memperlihatkan situasi mencekam saat istri korban berteriak meminta tolong.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, membenarkan insiden tersebut.

“Benar, adanya kejadian sekelompok matel (mata elang) yang menganiaya di Kelapa Dua,” ujar Boy kepada wartawan, Selasa (24/2).

Ia menambahkan bahwa pelaku langsung melarikan diri usai melakukan penusukan, sementara korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Tangerang, kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Kronologi Penusukan

Berdasarkan keterangan saksi dan video yang beredar, insiden bermula ketika tiga orang debt collector mendatangi rumah korban di Cluster Livera, Perumahan Palem Semi, Karawaci.

Mereka berusaha mengambil mobil berwarna putih yang berada di halaman rumah. Istri korban terdengar berteriak dalam video.

“Tolong, tolong ini debt collector… Suami saya ditusuk yah, polisi tolongin,” ujar sang istri.

Korban, yang merupakan pengurus Kongres Advokat Indonesia (KAI) DPD Banten, menolak penyerahan kendaraan karena merasa prosedur yang dilakukan tidak sesuai dengan hukum.

Tindakan Kepolisian

Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menegaskan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang memburu para pelaku.

Baca Juga:  Pejabat Guinea Simpan 400 Video Syur dengan Banyak Wanita

“Beberapa saksi sudah diperiksa untuk melakukan penindakan dan penangkapan terhadap matel yang arogan,” kata Boy.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah menjenguk korban secara langsung.

“Kami akan menindak tegas sekelompok matel yang membuat gaduh di wilayah Polres Tangsel,” tegasnya.

Lokasi kejadian berada di depan gerbang Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sesuai dengan keterangan resmi dari pihak kepolisian.

(AKM/NID/RAD)

Trending