Connect with us

Berita

Lansia Tewas Terbawa Arus di Megamendung Bogor saat Hendak Evakuasi Mandiri

Seorang lansia ditemukan meninggal dunia usai terbawa arus di wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Logompn

Published

on

Lansia tewas terbawa arus di megamendung puncak
Lansia Tewas Terbawa Arus di Megamendung Puncak | Gambar: MPN Indonesia/Dimas

Jawa Barat, MPN Indonesia 6 Agustus 2025 - Seorang lansia ditemukan meninggal dunia usai terbawa arus di wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (4/8).

Korban yang kemudian diketahui bernama Dani (75) terseret sejauh kurang lebih dua kilometer sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kronologi Kejadian

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam menyatakan peristiwa di daerah tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat itu, korban baru saja tiba di rumahnya sepulang dari Jakarta. Tidak lama berselang, hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan longsor disertai arus air yang cukup deras.

“Setelah beristirahat sejenak, hujan deras mengguyur,” ujar Adam saat dimintai keterangan.

Lebih lanjut, Adam menambahkan bahwa korban dan anaknya, Wanto, sempat berinisiatif melakukan evakuasi mandiri ke kontrakan yang dianggap lebih aman.

Namun, arus air yang disertai material longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) tiba-tiba datang dari arah jalan atas dan menyeret keduanya ke anak sungai.

“Anak korban yang bernama Wanto berhasil menyelamatkan diri, sementara ayahnya (korban) terbawa arus,” jelasnya.

Evakuasi Korban

Korban yang tidak berhasil lolos dari arus deras kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian.

Sementara Wanto dilaporkan mengalami luka ringan di bagian kaki kanan dan penanganan terhadap korban luka telah dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga.

“Korban (Dani) sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan korban luka ringan (Wanto) sudah ditangani mandiri oleh keluarga,” ungkap Adam.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Ayah Taufik Hidayat Curhat ke Dedi Mulyadi, Pernah Dipukul Kayu karena Tak Ada Lauk

Trending