Connect with us

Berita

Massa Bakar Polsek Kayangan karena Kesal Ada Warga Gantung Diri yang Diduga Depresi Dituduh Mencuri

Kantor Polsek Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, diserbu dan dibakar ratusan warga pada Senin malam (17/3).

Arthur

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 19t111602.777
Polsek Kayangan diserbu warga | Gambar: X/@Heraloebss

MPN Indonesia 19 Maret 2025 - Kantor Polsek Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, diserbu dan dibakar oleh ratusan warga pada Senin malam (17/3).

Insiden tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas kantor polisi rusak parah dan kendaraan dinas terbakar.

“Sejumlah sepeda motor di Polsek Kayangan terbakar. Kemudian pintu dan jendela juga dihancurkan (17/3),” tulis akun X @Heraloebss.

Awal Mula Kejadian

Peristiwa ini bermula dari kesalahpahaman yang terjadi di sebuah gerai toko modern di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan.

Seorang warga Dusun Batu Jompang, Rizkil Watoni (RW), secara tidak sengaja tertukar ponsel dengan salah seorang kasir toko setelah menitipkannya untuk diisi daya.

Menyadari kesalahan tersebut, RW berinisiatif mengembalikan ponsel kepada pemiliknya melalui pertemuan yang disepakati.

Namun, sebelum pengembalian terjadi, pemilik ponsel telah lebih dulu melaporkan kejadian ini ke Polsek Kayangan.

RW kemudian diamankan oleh seorang anggota kepolisian dan diinapkan di tahanan polsek selama satu malam.

Dalam mediasi yang dilakukan, RW sepakat memberikan kompensasi sebesar Rp2 juta kepada pemilik ponsel serta menyampaikan permintaan maaf.

Tekanan Psikologis Berujung Bunuh Diri

Meskipun kasus tersebut telah diselesaikan secara damai, RW diduga mengalami tekanan lebih lanjut.

Menurut keterangan warga dan keluarga korban, RW mendapat intimidasi dari seorang oknum polisi yang menyatakan bahwa kasus ini telah sampai ke kejaksaan dan berpotensi berujung pada hukuman penjara.

Merasa tertekan, RW akhirnya ditemukan tewas akibat gantung diri di rumahnya. Sebuah surat pesan yang diduga ditulis oleh korban turut ditemukan di lokasi kejadian.

Kematian RW mengundang reaksi keras dari masyarakat setempat, terutama warga Dusun Batu Jompang dan sekitarnya, yang merasa tidak terima dengan perlakuan yang dialami RW.

Baca Juga:  Viral! Dua Brimob Polda Banten Dikeroyok Debt Collector

MPN Indonesia telah mencoba menghubungi Polsek Kayangan untuk meminta keterangan terkait peristiwa ini.

Namun, hingga berita ini diterbitkan Polsek Kayangan belum memberikan jawaban.

(AKM/NID/RAD)

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending