Connect with us

Berita

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 9 Kilometer

Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT mengalami erupsi dengan kolom abu setinggi 9 km dan aliran lava yang meluas ke lima desa.

Actress 1299250

Published

on

Gunung Lewotobi Laki laki Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 9 Kilometer
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 9 Kilometer. Gambar : Liputan6.com/ Dok PVMBG

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 13 November 2024 - Gunung Lewotobi Laki-laki, yang berlokasi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi pada Selasa (12/11), pukul 13.59 WITA.

Gunung berstatus Level IV atau “Awas” ini memuntahkan kolom abu tebal setinggi 9 kilometer, menciptakan kondisi waspada di area sekitarnya.

Kolom Abu Bergerak ke Barat Daya

Menurut Yohanes Kolli Sorywutun, petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, kolom abu yang keluar tampak berwarna kelabu pekat dan bergerak ke arah barat daya dan barat.

Yohanes juga mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi, dengan perluasan hingga 9 kilometer di sektor barat daya-barat laut.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mempercayai isu yang tidak jelas sumbernya,” kata Yohanes.

Peringatan Bahaya Lahar Hujan dan Hujan Abu

Selain kolom abu, warga di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki juga diminta waspada terhadap potensi banjir lahar yang dapat terjadi di sungai-sungai berhulu di puncak gunung, terutama jika terjadi hujan deras.

Kondisi ini dapat membahayakan desa-desa di sepanjang aliran sungai tersebut.

Bagi warga yang terdampak hujan abu, Yohanes menyarankan untuk menggunakan masker atau pelindung hidung-mulut guna melindungi diri dari bahaya abu vulkanis yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

“Masyarakat terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau memakai masker atau penutup hidung-mulut,” imbuhnya.

Aliran Lava Panas Meluas ke Lima Desa

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki juga memicu aliran lava panas yang menyebar ke wilayah sekitar.

Baca Juga:  Tiba di NTT, Prabowo Langsung Pimpin Rapat Penanganan Bencana

Lava tersebut tercatat mengalir hingga ke lima desa, yaitu Desa Nurabelen, Desa Dulipali, Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, dan Desa Boru, dengan arah aliran ke timur laut sejauh 4,3 kilometer dan ke barat-barat laut sejauh 3,8 kilometer dari pusat erupsi.

Karolus Kelemur, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wulanggitang, membenarkan sebaran aliran lava ini.

“Aliran lava menuju Desa Nurabelen, Desa Dulipali, Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, dan Desa Boru,” ungkap Karolus.

Awan Panas dan Guguran Lava

Selain kolom abu dan aliran lava, petugas juga mencatat munculnya awan panas guguran dari puncak gunung.

Herman Yosef S Mboro, petugas di Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, melaporkan bahwa guguran awan panas mencapai jarak 1.000 meter ke arah barat laut.

“Teramati guguran dengan jarak luncur 1.000 meter mengarah ke barat laut,” ujar Herman.

Imbauan dan Langkah Pencegahan bagi Masyarakat

Pemerintah daerah bersama petugas pengamatan terus memantau aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dan meminta masyarakat untuk mematuhi instruksi resmi, khususnya mengenai radius aman dan penggunaan pelindung diri terhadap abu vulkanis.

Dengan status Level IV atau “Awas,” aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki yang mencakup kolom abu, aliran lava, dan awan panas guguran terus diawasi untuk memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.

Trending