Connect with us

Berita

Pertamina Siagakan 1.866 SPBU 24 Jam Selama Libur Nataru 2025/2026

Pertamina Patra Niaga menyiagakan 1.866 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di seluruh Indonesia untuk menjaga kelancaran pasokan BBM selama periode libur Nataru 2025/2026.

Logompn

Published

on

Pertamina siagakan 1.866 spbu 24 jam selama libur nataru
Pertamina Siagakan 1.866 SPBU 24 Jam Selama Libur Nataru | Gambar: MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 25 Desember 2025 - PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan 1.866 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di seluruh Indonesia untuk menjaga kelancaran pasokan BBM selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

VP Retail Business Support PT Pertamina Patra Niaga, Beny Harto Wijaya, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat di akhir tahun.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen agar masyarakat dapat menjalani mudik, liburan, dan perayaan akhir tahun dengan nyaman dan aman tanpa kendala pasokan energi, baik BBM maupun LPG,” katanya dalam konferensi pers di kantornya, Senin (22/12).

Kesiapan Pasokan Energi Selama Nataru

Dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi pada periode Nataru 2025/2026, Pertamina Patra Niaga membangun kesiapan operasional berdasarkan empat pilar utama.

Salah satu pilarnya adalah terkait layanan energi yang difokuskan pada pengamanan pasokan bahan bakar bagi pemudik dan wisatawan.

“Yang pertama pilar layanan energi. Pertamina menyiagakan 1.866 SPBU siaga 24 jam di seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan BBM pemudik,” jelas Beny.

Selain itu, disiagakan pula 6.231 agen LPG untuk memastikan ketersediaan energi bagi kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kecil selama libur akhir tahun.

Untuk wilayah dengan potensi kepadatan lalu lintas tinggi dan area yang belum memiliki SPBU, Pertamina Patra Niaga menempatkan 70 unit SPBU modular serta 48 tenda BBM kemasan yang tersebar di 50 titik lokasi.

“Ini bertujuan agar pemudik tidak kesulitan mengisi bahan bakar di tengah perjalanan,” kata Beny.

Proyeksi Konsumsi BBM dan LPG Jelang Akhir Tahun

Selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Pertamina Patra Niaga juga telah memproyeksikan peningkatan konsumsi bensin sebesar 3,2 persen dibandingkan kondisi normal harian.

Baca Juga:  Anggota Komisi XI DPR Minta Program LPDP Prioritaskan Warga Tak Mampu

Beny menyampaikan bahwa lonjakan konsumsi tertinggi terjadi pada BBM non-subsidi.

Pertamax Turbo diproyeksikan tumbuh 5,4 persen, Pertamax Green sekitar 23,9 persen, Dexlite sebesar 36,5 persen, dan Pertamina Dex hingga 50,4 persen. Sementara itu, Pertamax tercatat tumbuh sekitar 0,1 persen selama periode tersebut.

Berbeda dengan hal tersebut, konsumsi gas oil diperkirakan menurun sekitar 7,6 persen akibat berkurangnya aktivitas industri pada akhir tahun.

“Perkiraannya yakni bahwa konsumsi gasolin bakal naik sekitar 3,2 persen dari konsumsi harian, namun gas oil justru akan menurun sekitar 7,6 persen akibat aktivitas industri menurun pada akhir tahun,” ungkap Beny.

Selain itu, konsumsi LPG diproyeksikan meningkat sekitar 7,2 persen, sementara konsumsi minyak tanah atau kerosin diperkirakan naik sekitar 4,3 persen.

Untuk sektor transportasi udara, konsumsi avtur diprediksi tumbuh sekitar 5,2 persen seiring peningkatan perjalanan wisata selama libur akhir tahun.

(AKM/NID/RAD)

Trending