Berita
Pindah Haluan, Stadion Berstandar FIFA Bakal Dibangun di UIII Depok
Pembangunan stadion berstandar FIFA di Kota Depok mengalami perubahan lokasi dari rencana awal di kawasan Tanah Merah, Cipayung dialihkan ke lahan milik UIII, Depok.
Jawa Barat, MPN Indonesia 11 Oktober 2025 - Pembangunan stadion berstandar FIFA di Kota Depok mengalami perubahan lokasi dari rencana awal di kawasan Tanah Merah, Cipayung dialihkan ke lahan milik Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menjelaskan bahwa perubahan ini dimungkinkan karena tidak ada lagi kendala prosedural dalam penggunaan lahannya.
“Karena ini kampus negeri dan ini aset negara, maka pembangunan stadion sudah tidak terhalang lagi oleh aspek prosedural, artinya udah klik ini,” kata Dedi kepada wartawan saat kunjungan ke UIII pada Rabu (8/10).
Pembangunan stadion akan dibiayai menggunakan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan memanfaatkan lahan milik negara.
Menurut Dedi, hal ini akan mempermudah kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Depok, dan pihak UIII.
Perpindahan Lokasi dari Tanah Merah ke UIII
Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa rencana awal pembangunan stadion di Tanah Merah batal karena area tersebut akan dialokasikan untuk satuan batalyon TNI.
Ia kemudian menyampaikan kebutuhan Depok akan stadion kepada Gubernur Jawa Barat yang lantas berkoordinasi dengan UIII.
“Kemarin kita upayakan (pembangunan stadion) di Tanah Merah, tapi ada rencana Tanah Merah untuk batalyon… akhirnya beliau berkomunikasi dengan UIII, alhamdulillah ada respons positif,” kata Supian.
Supian menjelaskan bahwa pembangunan stadion membutuhkan lahan sekitar 20 hektar. Namun, luas tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan.
“Alokasi anggarannya sudah, hanya kemarin kan titiknya (lahan) yang kita belum bisa dapat. Hari ini sudah ada di UIII yang menyiapkan lahannya,” jelasnya.
Pemerintah Kota Depok akan kembali menjalin komunikasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian PU untuk menindaklanjuti ketersediaan lahan di UIII.
Supian juga menyebutkan adanya kemungkinan stadion dibangun di lokasi yang dekat dengan jalan utama agar tidak mengganggu aktivitas kampus.
“Bila dimungkinkan area atau letak stadionnya yang lebih dekat ke jalan utama, sehingga tidak harus masuk ke area kampus ini, biar tidak mengganggu aktivitas kampus ini yang kita juga rencanakan,” ungkapnya.
Rektor UIII Telah Rencanakan Pembangunan Stadion
Sementara itu, Rektor UIII, Jamhari menyatakan bahwa pihak kampus telah memiliki rencana pengembangan fasilitas olahraga, termasuk stadion dan stadion indoor, yang sudah tercantum dalam master plan UIII.
Ia mengungkapkan bahwa rencana ini kemudian disinergikan dengan Pemerintah Jawa Barat dan Kota Depok.
“Kami sudah punya rencana barangkali bisa disinergikan dengan apa yang ada di UIII, terus kita tunjukkan master plan,” ujarnya.
Lahan yang tersedia di UIII untuk pengembangan fasilitas olahraga mencakup sekitar 13 hektar. Meski lebih kecil dari kebutuhan 20 hektar yang disampaikan, Jamhari menilai pembangunan stadion sepak bola tidak memerlukan seluruh luas tersebut.
“Nah ini fasilitas pendukungnya kan sudah ada, indoor-nya sudah ada, untuk ganti pagar macam-macam sudah ada, jadi mungkin nanti bisa diperhitungkan kembali,” jelas Jamhari.
Ia menambahkan bahwa penggunaan stadion nantinya akan bersifat terbuka untuk masyarakat Depok, Jawa Barat, dan mahasiswa UIII.
Jamhari uga menekankan bahwa kesamaan visi antara pemerintah daerah dan UIII dalam membangun fasilitas olahraga telah mempercepat proses penyatuan rencana.
“Yang jelas gini, intinya bahwa UIII memang punya master plan yang sejak dari awal kita pengen punya stadion. Kemudian Jawa Barat dan Depok punya keinginan yang sama, kita bertemu, gayung bersambut, kalau ada budget-nya tentu deal,” tutupnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
