Connect with us

Berita

Pistol untuk Tembak Staf KBRI Zetro Ternyata Milik Polisi Peru

Pistol yang digunakan untuk menembak mati Zetro Leonardo Purba diketahui merupakan senjata resmi milik anggota kepolisian Peru.

Logompn

Published

on

Pistol untuk tembak staf kbri zetro ternyata terdaftar milik polisi peru
Pistol untuk Tembak Staf KBRI Zetro Ternyata Milik Polisi Peru | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 16 September 2025 - Pistol yang digunakan untuk menembak mati Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, diketahui merupakan senjata resmi milik anggota kepolisian Peru.

Fakta ini terungkap setelah polisi setempat menangkap lima tersangka pelaku penembakan pada 9 September lalu.

Pistol yang Sama Pernah Dipakai di 2 Kasus Pembunuhan

Senjata tersebut adalah pistol semi-otomatis merek Taurus kaliber .380 yang terdaftar atas nama seorang anggota kepolisian dari Direktorat Operasi Khusus Nasional (Dinoes), demikian dikutip MPN Indonesia dari laporan media setempat Panamericana Television.

Polisi Peru kini tengah menyelidiki bagaimana senjata tersebut bisa beralih ke tangan kelompok kriminal.

“Pemilik senjata api ini telah diidentifikasi dan penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui bagaimana senjata itu bisa berada di tangan para tahanan,” ujar perwira kepolisian Kolonel Montufar, dikutip MPN Indonesia dari Trome.

“Bisa jadi melalui penjualan, penyewaan, atau kehilangan, semuanya masih dalam penyelidikan,” tambah dia.

Panamericana Televisión menyebut jatuhnya senjata resmi kepolisian ke tangan kelompok pembunuh bayaran memicu kekhawatiran dan tekanan terhadap institusi kepolisian.

Investigasi juga menemukan bahwa pistol yang sama digunakan dalam dua kasus pembunuhan lain pada 2019 di lokasi berbeda.

Para Tersangka merupakan Anggota Geng Kriminal

Sejauh ini polisi Peru telah menangkap lima tersangka pelaku penembakan terhadap Zetro Leonardo Purba,di antaranya tiga warga negara Venezuela dan dua warga negara Kuba.

Kelima tersangka merupakan bagian dari kelompok kriminal bernama “Los Maleantes del Cono”.

Salah satu tersangka, Jhaiker Echenagusia Quijago (23), mengaku bahwa pistol tersebut ia terima dari temannya sebagai bagian dari pembayaran utang.

Baca Juga:  Remaja 15 Tahun Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Citarum, Sempat Pamit Nobar Persib vs Persija

Sementara itu, sepeda motor yang digunakan dalam penembakan diakui milik tersangka lain bernama Wuilson Soto Lopez (24), juga berkewarganegaraan Venezuela.

Zetro Ditembak pada 1 September

Zetro Leonardo Purba ditembak pada 1 September di dekat kediamannya di ibu kota Lima, Peru.

Penembakan ini menewaskan Zetro, yang merupakan pegawai Kementerian Luar Negeri Indonesia yang bertugas di KBRI Lima.

Saat ini, investigasi masih berlangsung untuk mengetahui apakah ada keterlibatan lebih luas dari jaringan kriminal lain.

Motif di balik penembakan Zetro Leonardo Purba juga belum diungkap oleh pihak berwenang.

(AKM/NID/RAD)

Trending