Connect with us

Berita

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Remaja di Kebayoran Baru, Masih di Bawah Umur

Seorang remaja (15) menjadi korban pembacokan di Gandaria Utara,Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (14/6) dini hari.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 24t115735.506
Rekaman CCTV di lokasi kejadian | Gambar: Dok. CCTV

MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Seorang remaja berinisial FA (15) menjadi korban pembacokan di Jalan Kubis II, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (14/6) dini hari.

Insiden ini terekam kamera pengawas (CCTV) Musala Al-Huda yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kepolisian Sektor Kebayoran Baru telah mengidentifikasi pelaku yang juga diketahui masih di bawah umur.

“Kita sudah tahu kok identitasnya (pelaku),” ujar Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Suparmin kepada wartawan pada Senin (23/6).

Namun, polisi belum dapat mempublikasikannya karena masih menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau udah kami periksa semua, nanti kami share lah,” jelasnya.

Dugaan Tawuran

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Dugaan sementara, aksi pembacokan ini berkaitan dengan tawuran yang melibatkan kelompok remaja.

“Iya, dugaannya tawuran,” kata Suparmin.

Polisi juga merencanakan pemeriksaan terhadap korban FA yang telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Mengingat korban masih di bawah umur, polisi akan berkoordinasi dengan orang tua korban dan pihak P2A (Perlindungan Perempuan dan Anak) untuk menentukan metode pemeriksaan yang sesuai.

“Mungkin nanti kami kalau enggak jemput bola, atau enggak, kami panggil ke kantor. Di bawah umur kan (korbannya) kita mesti janjian juga sama P2A,” ujar Suparmin.

Kronologi Kejadian Terekam CCTV

Peristiwa pembacokan ini bermula ketika tiga remaja berboncengan dengan sepeda motor tiba-tiba menabrak tembok di Jalan Kubis II, Gandaria Utara, Kebayoran Baru.

Rekaman CCTV Musala Al-Huda memperlihatkan bahwa tak lama setelah kecelakaan tersebut, muncul dua remaja lain yang berboncengan motor.

Kedua remaja itu langsung berhenti di belakang motor yang terjatuh.

Baca Juga:  Miris! 2 Bidan di Yogyayakarta Jual 66 Bayi Ilegal selama 14 Tahun, Dibanderol Rp55 - Rp85 Juta

Setelah itu, dua dari tiga remaja yang sebelumnya jatuh segera melarikan diri dari lokasi kejadian.

Sementara itu, FA yang masih dalam posisi terjatuh dikepung oleh dua remaja yang datang belakangan.

Salah satu dari mereka langsung membacokkan senjata tajam yang diduga celurit ke bagian perut FA.

Korban terlihat kesakitan sebelum berusaha melarikan diri ke arah Jalan Karya Utama.

Usai kejadian, keluarga korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kebayoran Baru.

(RIF/NIF/RAD)

Trending