Connect with us

Berita

Polisi Tangkap Tiga Pria di NTT yang Bakar Burung Hantu Hidup-Hidup

Polisi menangkap tiga pria usai menyiksa dan membakar burung hantu hidup-hidup di Manggarai Barat.

Logompn

Published

on

Polisi Tangkap Tiga Pria di NTT yang Bakar Burung Hantu Hidup Hidup
Pelaku pembakaran satwa burung hantu. Gambar: TikTok/@humaspolresmabar

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 13 Agustus 2026 - Polisi menangkap tiga pria di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, setelah diduga menyiksa dan membakar burung hantu hidup-hidup pada Jumat (7/8) sekitar pukul 20.00 Wita.

“Di lokasi depan kios, perlakuan kejam terhadap satwa tersebut dimulai. Terduga pelaku VJ memegang kedua sayap burung hantu, sementara GJ mengambil sepotong kayu kecil dan memukul bagian kepala burung hantu tersebut secara berulang kali,” ungkap Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat AKP Lufthi Darmawan Aditya, dalam keterangannya, Rabu (12/8).

Burung Hantu Dibakar Hidup-Hidup di Nusa Tenggara Timur

Kasus ini terjadi di Kampung Bajak, Desa Benteng Ndope, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Tiga pelaku terduga yang diamkankan polisi, yakni GJ (30), SB (41), dan VJ (25).

Menurut AKP Lufthi Darmawan Aditya, kejadian bermula ketika GJ melihat seekor burung hantu bertengger di tiang dapur rumah milik SB.

GJ kemudian memanggil SB dan VJ. Lalu menangkap satwa tersebut menggunakan tangan kosong sebelum membawanya ke depan sebuah kios.

Di lokasi penyiksaan terhadap satwa tersebut dilakukan, GJ memukul kepala burung hantu berulang kali menggunakan sepotong kayu kecil, sementara VJ memegang kedua sayapnya.

Setelah itu, VJ menyulut api dan membakar burung hantu tersebut saat masih dalam keadaan hidup hingga hangus menjadi abu.

Peran Masing-Masing Terduga Pelaku

Polisi mengungkap setiap terduga pelaku memiliki peran berbeda dalam kejadian tersebut.

GJ yang menangkap burung hantu dan memukul bagian kepala hewan tersebut menggunakan kayu.

VJ memegang kedua sayap burung hantu serta membakarnya, dan SB merekam seluruh proses menggunakan telepon genggam.

Baca Juga:  Korban Pelecehan Oknum Dokter Kandungan di Garut Bertambah jadi 5 Orang

“Sangat disayangkan, bukannya mencegah, terduga pelaku SB justru merekam seluruh proses pemukulan hingga pembakaran burung hantu tersebut dari awal hingga akhir,” ujar Lufthi.

Video yang direkam, kemudian diunggah ke Facebook pada keesokan harinya. Meski sempat dihapus, rekaman tersebut telah lebih dulu tersebar luas dan viral di media sosial.

Selanjutnya, polisi melakukan patroli siber setelah video tersebut beredar. Tim URC Resmob Komodo kemudian bergerak menuju lokasi kejadian.

Petugas menempuh perjalanan sekitar dua jam sebelum mengamankan ketiga terduga pelaku tanpa perlawanan, serta menyita barang bukti berupa ponsel, kayu pemukul, dan sisa abu di lokasi kejadian.

Motif dan Proses Hukum

Polisi menyebut motif tindakan para terduga pelaku merupakan gabungan antara kepercayaan terhadap mitos lokal dan keinginan mencari perhatian di media sosial.

“Motifnya campuran mitos lokal bahwa burung hantu membawa nasib buruk, sekaligus keinginan mencari perhatian di media sosial tanpa empati dan rasa tanggung jawab,” ujar AKP Lufthi.

Dalam penanganan hukum dan kriminal ini, polisi menyatakan para terduga pelaku dijerat dengan pasal berlapis berdasarkan Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Polres Manggarai Barat juga berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat untuk memperkuat pembuktian serta proses penuntutan.

“Hukum tidak memberi ruang bagi penyiksaan satwa demi konten. Kami imbau masyarakat meninggalkan mitos yang merusak dan bijak bermedia sosial,” ujar Lufthi.

Ketiga pria tersebut telah diamankan oleh Polres Manggarai Barat. Proses penyidikan masih berlangsung dengan koordinasi bersama BKSDA dan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat untuk penguatan alat bukti serta penuntutan dalam kasus kriminal tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Polisi Tetapkan 7 Orang jadi Tersangka Penyekapan Karyawan di Jakpus, Owner Diduga jadi Dalangnya

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita9 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga24 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita43 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita50 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Trending