Connect with us

Berita

Polsek Muara Batang Gadis Dibakar Massa, Polisi Buka Suara

Kapolres Mandailing Natal buka suara atas insiden pembakaran markas Polsek Muara Batang Gadis di Kabupaten, Sumatra Utara, pada Sabtu (20/12).

Logompn

Published

on

Polsek muara batang gadis dibakar massa
Polsek Muara Batang Gadis Dibakar Massa | Gambar: Kolase TikTok/@wakbaroyafoundation

MPN Indonesia 22 Desember 2025 - Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, dibakar massa pada Sabtu (20/12).

Insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman warga terkait kabar bahwa seorang terduga bandar narkoba yang sempat diamankan telah dilepaskan oleh polisi.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, pun menegaskan bahwa informasi mengenai pelepasan tersebut tidak benar.

Ia menjelaskan bahwa terduga pelaku, yang telah diamankan sebelumnya, melarikan diri dari Polsek pada pukul 04.00 WIB sebelum pemeriksaan urine dilakukan.

“Dalam pengejaran. Jadi yang membuat tersebar seolah-olah dilepaskan, berita hoaks itulah yang menjadi alasan masyarakat semakin marah,” katanya kepada wartawan, Minggu (21/12).

Dipicu Kesalahpahaman

Peristiwa bermula ketika warga yang didominasi sekelompok ibu-ibu menggerebek sebuah rumah di Desa Sengkuang yang dicurigai sebagai lokasi peredaran narkoba.

Dari aksi tersebut, warga menemukan barang bukti berupa plastik yang diduga digunakan untuk mengedarkan narkoba.

“Tidak ditemukan bukti langsung, ada plastik-plastik yang diduga untuk mengedarkan narkoba tapi tidak ada narkobanya. Untuk menghindari amuk massa diamankan di Polsek,” jelas Arie.

Pihak kepolisian pun akan melakukan pemeriksaan tes urin untuk memastikan apakah terduga pelaku benar terbukti sebagai bandar narkoba. Namun, terduga justru hilang setelah diamankan.

“Disampaikan masyarakat menanyakan ‘ke mana itu kok dilepas?‘ bukan dilepas, yang bersangkutan melarikan diri,” kata Arie.

Masyarakat yang tak terima pun berkumpul dan melakukan perusakan serta pembakaran di Markas Polsek Muara Batang Gadis.

Amukan Massa Rusak Sejumlah Fasilitas

Dalam peristiwa tersebut, Arie menyebut satu unit mobil dinas milik kepolisian terbakar.

Selain itu, lima kendaraan roda dua mengalami kerusakan yang terdiri dari tiga kendaraan dinas dan dua kendaraan pribadi milik personel Polsek, serta bangunan Markas Polsek Muara Batang Gadis beserta asrama polisi mengalami kerusakan total.

Baca Juga:  Momen Ole Romeny Main Sepak Bola bersama Anak-anak di Lebak Bulus

Arie menyebut adanya indikasi provokator di balik aksi massa tersebut.

“Karena indikasinya, setelah dilakukan kumpul massa ada yang memprovokasi untuk melakukan pelemparan dan pembakaran. Malah ada yang menyerang petugas,” ujar Arie.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini, namun Arie mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending