Connect with us

Berita

Profil Hary Tanoesoedibjo, Konglomerat yang Digugat Rp119 Triliun oleh Jusuf Hamka

Hary Tanoesoedibjo dikenal sebagai pengusaha asal Indonesia yang merupakan pendiri MNC Group.

Logompn

Published

on

Profil hary tanoesoedibjo, konglomerat yang digugat rp119 triliun oleh jusuf hamka
Profil Hary Tanoesoedibjo, Konglomerat yang Digugat Rp119 Triliun oleh Jusuf Hamka | Gambar: Instagram/@hary.tanoesoedibjo

MPN Indonesia 20 Agustus 2025 - Hary Tanoesoedibjo dikenal sebagai pengusaha asal Indonesia yang merupakan pendiri MNC Group.

Namanya sangat terkenal karena merupakan salah satu konglomerat di Indonesia dengan berbagai gurita bisnisnya.

Namun kini Hary Tanoesoedibjo kembali jadi sorotan publik, bukan karena kekayaannya, melainkan karena ia digugat oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) milik konglomerat Jusuf Hamka.

Profil Hary Tanoesoedibjo

Hary Tanoesoedibjo memiliki nama asli Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo. Ia lahir di Surabaya pada 26 September 1965.

Hary Tanoe merupakan anak bungsu dari pasangan Ahmad Tanoesoedibjo dan Lilek Yohana.

Ia memiliki dua saudara, yakni Hartono Tanoesoedibjo dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo

Hary menikah dengan Liliana Tanaja dan memiliki lima anak, yaitu Angela Herliani Tanoesoedibjo, Valencia Herliani Tanoesoedibjo, Jessica Herliani Tanoesoedibjo, Clarissa Herliani Tanoesoedibjo, dan Warren Haryputra Tanoesoedibjo.

Berdasarkan informasi di laman resmi MNC, Hary Tanoesoedibjo menempuh pendidikan Bachelor of Commerce (Honors) di Carleton University Kanada pada 1988 dan Master of Business Administration di Ottawa University Kanada pada 1989.

Pernah Duduki Banyak Jabatan Penting

Hary mendirikan PT Bhakti Investama pada 1989, yang kemudian berkembang menjadi PT MNC Investama Tbk.

Perjalanan karier Hary Tanoe mencakup jabatan di sejumlah perusahaan besar, antara lain:

  • Chairman PT MNC Investama Tbk (dahulu Bhakti Investama)
  • Direktur Utama PT Global Mediacom Tbk
  • Direktur Utama PT Media Nusantara Citra Tbk
  • Direktur Utama PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI)
  • Direktur Utama PT MNC Land Tbk
  • Direktur Utama PT GLD Property
  • Komisaris Utama PT MNC Sky Vision Tbk (Indovision)
  • Komisaris Utama PT MNC Sekuritas
  • Komisaris Utama PT Global Informasi Bermutu (Global TV)
  • Komisaris Utama PT Media Nusantara Informasi
  • Komisaris Utama PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (MNCTV)
Baca Juga:  SBY Kini Akui Jadi Seniman: Saya Lebih Merdeka dan Tak Lagi Terbelenggu

Karier Hary Tanoe juga merambah ke sektor tambang dengan akuisisi PT Bhakti Coal Resources, serta pariwisata melalui MNC Land yang bekerja sama dengan perusahaan milik Donald Trump.

Hary memasuki dunia politik sejak 2011 dengan bergabung di Partai NasDem. Setelah keluar pada 2013, ia sempat bergabung dengan Partai Hanura bersama Wiranto sebelum akhirnya mendirikan Partai Perindo pada 2015.

Gugatan Rp119 triliun dari CMNP

Perseteruan hukum antara Hary Tanoesoedibjo dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) bermula dari transaksi Negotiable Certificate of Deposit (NCD) senilai 28 juta dolar AS pada 1999.

CMNP menggugat Hary dan PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) dengan tuntutan ganti rugi Rp119 triliun, terdiri dari Rp103 triliun kerugian materiil dan Rp16 triliun kerugian immateriil

Terdapat empat pihak tergugat dalam perkara ini, yaitu Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT, sebelumnya Bhakti Investama), Tito Sulistio, dan Teddy Kharsadi.

Namun, Direktur PT MNC Asia Holding Tbk, Tien, menyatakan bahwa pada saat transaksi, BHIT hanya bertindak sebagai arranger dan tidak menerima dana.

CMNP sempat menggugat Unibank hingga Mahkamah Agung, tetapi gugatan ditolak. Gugatan kemudian dialihkan kepada Hary Tanoesoedibjo dan BHIT.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending