Connect with us

Berita

Proyek Galian PAM Jaya Rugikan Pengusaha Kuliner di Lubang Buaya, Omzet Anjlok 80 Persen

Sejumlah pengusaha kuliner di Lubang Buaya, Jakarta Timur, alami kerugian akibat proyek galian PAM Jaya.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 05t120635.874
Galian PAM Jaya di wilayah Lubang Buaya, Jakarta Barat, Senin (5/5) | Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 5 Mei 2025 - Sejumlah pengusaha kuliner di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, mengalami kerugian signifikan akibat proyek galian saluran air yang dikerjakan oleh PAM Jaya.

Proyek yang telah berlangsung selama beberapa bulan itu menimbulkan kemacetan parah dan menyebarkan debu.

Selain itu, sejumlah warung makan dan restoran pun melaporkan penurunan omzet harian secara drastis.

Pengusaha Rugi Banyak

Salah satu pelaku usaha yang terdampak adalah Dini Setiawati, pemilik restoran cepat saji di lokasi tersebut.

“Biasanya sehari bisa dapat Rp10 hingga Rp15 juta, sekarang cuma Rp2 juta, dan kalau weekend paling banyak Rp5 juta. Jalanan macet dan galian juga ada di depan resto, orang malas mampir,” ujar Dini saat diwawancarai MPN Indonesia pada Senin (5/5).

Selain penurunan pendapatan, pengusaha juga mengeluhkan rusaknya akses dan lahan parkir akibat tumpukan tanah hasil galian.

Hal ini membuat pelanggan semakin kesulitan saat ingin mengakses tempat makan, khususnya pada jam makan siang dan akhir pekan yang biasanya menjadi puncak kunjungan.

Dini mengaku tidak mendapat pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PAM Jaya terkait pelaksanaan proyek tersebut, apalagi kompensasi.

“Saya bukannya menghambat pembangunan, tapi harus ada solusi dong, misal memberikan kompensasi bagi kita, tapi itu boro-boro, ngasih solusi aja enggak,” kata Dini.

Puluhan Usaha Terkena Dampak

Berdasarkan pantauan MPN Indonesia di lokasi, terdapat puluhan tempat usaha seperti toko makanan, warung, serta beberapa bengkel yang terdampak oleh proyek ini.

Beberapa bengkel bahkan terpaksa menghentikan operasionalnya sementara waktu karena terganggunya akses ke lokasi usaha.

Dampak proyek ini juga dirasakan oleh pengendara yang melintas di jalan raya Pondok Gede.

Baca Juga:  Gus Miftah Beri Hadiah ke Guru Madin yang Didenda Rp25 Juta: Motor Baru, Umrah, hingga Uang Pengganti

Kondisi jalan yang bergelombang dan licin akibat bekas galian kerap menjadi penyebab pengendara, terutama pemotor, mengalami kecelakaan.

Harapan Warga

Baik pelaku usaha maupun masyarakat setempat berharap agar proyek galian saluran air dari PAM Jaya tersebut dapat segera diselesaikan.

Mereka menginginkan agar kondisi perekonomian di wilayah Lubang Buaya bisa segera pulih kembali setelah terganggu cukup lama akibat proyek ini.

“Kami mendukung pembangunan, tapi tolong juga pikirkan nasib kami,” tutup Dini.

(ARI/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending