Connect with us

Berita

Shell Akan Kaji Rencana Akusisi BP

Shell Plc sedang menilai kemungkinan melakukan akuisisi terhadap pesaingnya, BP Plc.

Logompn

Published

on

Shell akan kaji rencana akusisi bp
Shell Akan Kaji Rencana Akusisi BP | Gambar: Ig/@shell_indonesia

MPN Indonesia 5 Mei 2025 - Shell Plc sedang menilai kemungkinan melakukan akuisisi terhadap pesaingnya, BP Plc, dalam langkah strategis yang dipicu oleh penurunan tajam harga saham dan kondisi pasar minyak global.

Dikutip MPN Indonesia dari Bloomberg, berdasarkan narasumber yang mengetahui persoalan ini, Shell mulai serius membahas kelayakan akuisisi dalam beberapa pekan ini.

Penurunan Saham BP

Saham BP tercatat telah turun sekitar sepertiga dalam setahun terakhir, sebagian besar akibat kegagalan pemulihan bisnis dan penurunan harga minyak mentah Brent yang jatuh di bawah USD70 per barel.

Dalam kondisi ini, Shell melihat peluang yang layak dikaji, meskipun keputusan final akan sangat bergantung pada apakah penurunan nilai saham BP terus berlanjut.

Saat ini, Shell memiliki valuasi pasar sebesar £149 miliar (USD 197 miliar), hampir dua kali lipat dari BP yang bernilai sekitar £56 miliar.

Selama beberapa tahun sebelumnya, kedua perusahaan memiliki ukuran yang relatif setara.

Namun, perbedaan strategi dan hasil kinerja membuat Shell kini berada dalam posisi yang lebih dominan.

Fokus Strategi

CEO Shell, Wael Sawan, dalam panggilan konferensi keuangan dan wawancara dengan Financial Times, menyatakan bahwa perusahaan saat ini lebih condong pada strategi pembelian kembali saham Shell daripada melakukan akuisisi besar-besaran.

“Saya telah mengatakan sebelumnya bahwa kami ingin menjadi pemburu nilai. Saat ini, perburuan nilai, menurut saya, adalah membeli kembali lebih banyak saham Shell,” ujar Sawan.

Shell saat ini juga bekerja sama dengan para penasihat untuk mengevaluasi langkah selanjutnya, sambil menunggu perkembangan nilai pasar dan respons dari BP maupun calon pembeli lain.

Perusahaan menegaskan bahwa mereka fokus pada penciptaan nilai melalui disiplin operasional, kinerja, dan penyederhanaan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bahlil Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman untuk 20 Hari

Sementara itu, BP menolak memberikan komentar atas kabar tersebut. Perusahaan ini masih dalam masa transisi setelah kepergian Bernard Looney, dan kini berada di bawah kepemimpinan Murray Auchincloss.

Di bawah CEO baru ini, BP berupaya menyelaraskan kembali arah bisnis dengan fokus ke sektor minyak, pengurangan program pembelian kembali saham secara kuartalan, serta penjualan aset.

Auchincloss juga telah menetapkan target penjualan aset sebesar USD 20 miliar hingga 2027.

Tantangan

Jika Shell melanjutkan dan berhasil dalam akuisisi terhadap BP, langkah ini akan menandai salah satu pengambilalihan terbesar dalam sejarah industri minyak.

Hal ini berpotensi menjadikan Shell sebagai kekuatan dominan yang sebanding dengan raksasa energi lainnya seperti ExxonMobil dan Chevron.

Namun, skala kesepakatan yang besar ini diperkirakan akan memicu perhatian regulator karena potensi dampaknya terhadap kompetisi pasar energi global.

Diskusi internal Shell juga menyadari risiko tersebut, sehingga perusahaan dapat saja memilih tetap fokus pada akuisisi kecil dan program buyback saham.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending